Ratusan Pecinta Olahraga Sepeda Gunung Jelajahi Desa Puncel Kabupaten Pati
Rangga mengatakan, total anggota BAC yang mengikuti Sejati#3 ialah 31 orang, tujuh di antaranya perempuan
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Sekira 500 pecinta olahraga sepeda MTB (mountain bike/sepeda gunung) dari berbagai penjuru Jawa Tengah dan Jawa Timur menempuh trek sepanjang 35 kilometer di Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti dalam ajang Sejati#3 (Sepeda Jelajah Pati Seri 3), Minggu (15/9/2019) pagi hingga siang.
Berbagai jenis medan mereka lalui, mulai tanah offroad, sungai dangkal berbatu, hutan karet, perkebunan ketela, jembatan kayu di atas bendungan, hingga perkampungan.
Ketua Pelaksana Sejati#3 Sony Juliyanto mengatakan, Sejati merupakan agenda setahun sekali yang diselenggarakan setiap September. Acara yang kali pertama dilaksanakan pada 2017 lalu ini merupakan ajang silaturrahim antarkomunitas MTB.
"Tidak ada batasan wilayah. Peserta dari mana saja diperkenankan hadir. Tapi untuk saat ini baru dari sekitaran Jawa Tengah dan Jawa Timur. Antara lain dari Pati, Kudus, Jepara, Rembang, Bojonegoro, Kragan, Jogja, dan Salatiga. Mereka berasal dari berbagai komunitas sepeda," paparnya.
Selain sebagai ajang silaturrahim, lanjurnya, digelarnya event Sejati juga bertujuan untuk memperkenalkan pariwisata Kabupaten Pati. Mengenai pemilihan Desa Puncel pada acara tahun ini, Sony mengatakan, Puncel memiliki banyak trek yang cocok untuk olahraga sepeda gunung.
"Desa puncel terkenal dengan trek hutan karetnya yang begitu elok dan keren pemandanganya. Selain itu memang kami gilir lokasinya, setelah tahun lalu di Jollong dan Hutan Regaloh. Di Pati ini banyak trek sepeda yang tidak kalah bagus dari daerah lain," ungkapnya.
Sony berharap, dengan penyelenggaraan agenda ini secara rutin, pihaknya dapat memperkenalkan kepada masyarakat tentang sepeda MTB. Selain menyehatkan, olahraga ini menurutnya juga memacu adrenalin serta bisa melepaskan seseorang dari kepenatan rutinitas kerja.
Sementara itu, Kepala Desa Puncel Sutiyono mengatakan, ia berterima kasih karena Desa Puncel yang berada di pelosok utara Pati dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Sejati#3.
"Acaranya begitu meriah. Harapan kami, semoga saja nanti ke depannya Sejati bisa lebih baik. Semoga peserta bisa menikmati jalan-jalan dan pemandangan yang ada di desa ini, terutama hutan karet. Karena Desa Puncel memang penghasil karet," ungkapnya.
Memberi komentar atas keikutsertaan komunitasnya, Ketua Bojonegoro Adventure Community (BAC) Rangga Winata alias Rangga Dhex mengatakan, secara umum trek Sejati#3 sudah memenuhi standar 3 trek, yakni up, down, dan flat.
"Tapi di satu sisi, dengan kondisi cuaca (terik) seperti ini, bagi bikers cewek di tim kami jarak 30 kilometer terlalu jauh. Maksimal untuk adventure biasanya 23-24 kilometer. Tapi alhamdulillah, walaupun dengan wajah lelah, semangat mereka luar biasa. Bisa sampai finish semua," paparnya.
Rangga mengatakan, total anggota BAC yang mengikuti Sejati#3 ialah 31 orang, tujuh di antaranya perempuan.
Rangga menilai, dari segi konsumsi dan hiburan, Sejati#3 sudah sangat baik. Begitupun dengan pemandangan yang disuguhkan di trek-trek yang mereka lalui. (Mazka Hauzan Naufal)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/peserta-ajang-sejati3-seped.jpg)