Sarono Proyeksikan 30 Persen Alumni Diterima Kerja, Job Fair Polines Digelar Hingga Besok Rabu

Untuk memudahkan penyerapan, menurutnya 11 perusahaan yang ada di job fair tersebut terkait dengan jurusan yang ada di Polines.

Penulis: akbar hari mukti | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Suasana job fair di Ruang Serba Guna Polines, Tembalang, Semarang, Selasa (17/9/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Politeknik Negeri Semarang (Polines) memberi pendampingan bagi alumninya agar cepat kerja.

Di antaranya melalui job fair yang diselenggarakan di Ruang Serba Guna Polines, Tembalang, Semarang, Selasa (17/9/2019).

Sarono Widodo, ketua pelaksana job fair tersebut memproyeksikan minimal ada 30 persen alumni yang bisa diserap oleh perusahaan.

"Minimal 30 persen atau bahkan bisa lebih banyak yang terserap," jelasnya, Selasa (17/9/2019).

Untuk memudahkan penyerapan, menurutnya 11 perusahaan yang ada di job fair tersebut terkait dengan jurusan yang ada di Polines.

Yaitu di bidang teknik dan IT.

"Mayoritas perusahaan adalah semua yang terkait di jurusan yang ada di Polines. Misal IT dan enginering," katanya.

Job fair ini berlangsung hingga Rabu (18/9/2019) sore.

Ia menargetkan, 2 ribu pengunjung baik umum maupun alumni Polines mengunjungi job fair yang ada.

Adapun selain job fair, bentuk pendampingan Polines bagi mahasiswanya ialah bekerja sama dengan sejumlah kampus internasional.

Contohnya, bersama Management and Science University (MSU) Malaysia.

Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Polines, Drs Budi Prasetya menyatakan, melalui kerja sama itu pihaknya membuka kelas internasional.

Prodi yang dibuka dari kelas internasional di antaranya Teknik Informatika dan Manajemen Pemasaran.

Ia memaparkan, program kelas kerja sama internasional ini ditargetkan mencetak lulusan jenjang S2 dalam waktu lima tahun.

"Di era digital dan persaingan yang ketat saat ini banyak perusahaan memerlukan tenaga IT dan pemasaran yang handal," paparnya.

Lewat program ini, Drs Budi menjelaskan para lulusan SMA maupun SMK bisa memperoleh gelar S2 paling cepat 5 tahun saja.

Rinciannya, 3 tahun menempuh pendidikan jenjang D3 di Polines.

Kemudian melanjutkan pendidikan S1 di MSU Malaysia selama 1 tahun dan S2 di MSU Malaysia selama 1 tahun. (Akbar Hari Mukti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved