Sempadan Jalan Dr Sutomo Batang Akan Disulap Jadi Taman Cantik, Ada Kapal dan Lampu Hias

Untuk mendukung tahun kunjungan 2022 dengan Visit Batang 2022 Pemkab Batang terus melakukan penatan kota.

Sempadan Jalan Dr Sutomo Batang Akan Disulap Jadi Taman Cantik, Ada Kapal dan Lampu Hias
IST
ilustrasi gambaran Taman Jalan Dr Sutomo 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Untuk mendukung tahun kunjungan 2022 dengan Visit Batang 2022 Pemkab Batang terus melakukan penatan kota.

Setelah Jalan Ahmad Yani yang sudah disulap dengan trotoar yang cantik, kali ini Bupati Batang Wihaji akan menyulap sepadan sungai Jalan Dr Sutomo.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Batang Eko Widiyanto mengatakan taman tersebut digarap dalam dua tahap untuk tahun 2019 Proyeknya menghabiskan APBD sebasar Rp 1,6 Miliar.

Sementara untuk pekerjaan proyeknya di mulai 15 Agustus akan selesai 12 Desember 2019.

Dan Untuk tahap kedua tahun 2020 dengan rencana nilai anggaran Rp 2 Miliar.

"Pekerjaan proyek sudah satu bulan tapi progresnya baru 5 persen, saya optimis selsesai tepat waktu," ujarnya saat ditemui di Kantornya Selasa ( 17/9/2019).

Ingat Kasus Rekening Nasabah Diblokir Sepihak? BRI Solo Kukuh Tak Mau Bertanggung Jawab

Kebakaran Hutan di Dekat Komplek Candi Gedongsongo Bandungan Sejak Pagi Hingga Sore Belum Padam

Mau Berkunjung ke Festival Jelajah Kota Lama Semarang? Ini 7 Tips Untuk Mengabadikan Momen di Sana

Selama 2019 Terjadi 47 Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api di Wilayah PT KAI Daop 3, 45 Korban Jiwa

Eko menjelaskan proyek taman kota merupakan program prioritas Bupati Wihaji dalam mempercantik dan menata wilayah Batang kota untuk mendukung tahun kunjungan wisata 2022.

"Memang progres baru 5 persen, namun hampir sebagian besar paket pekerjaan pabrikan berupa lampu, traso dan ornamen taman, pekerjaan akrilik dan gupara metal porporite sudah pesan dan dalam pekerjaan, kalau sudah jadi tinggal pasang," jelasnya.

Dikatakannya, pekerjaan paket taman kota lebih menonjolkan artistik dan estetika, sehingga membutuhkan waktu dan keseriusan dalam seninya.

"Kebutuhan traso mencapai 15 ton dan pengecorannya bisa mencapai 2 bulan, karena pekerjaanya secara manual agar warnaya bisa bagus," ujarnya.

Disampaikannya, taman kota tersebut mengambil tema laut dengan panjang 200 meter dan lebar 15 meter, yang dilengkapi spot swafoto seperti lumba- lumba, kapal, tombak abirawa dan dilengkapi dengan ornamen lampu hias.

"Untuk tanaman kita ambil dari jenis Tabebuya asal dari Jepang yang warna bunganya ping dan kuning, tinggi tanamannya 5 meter sehinggan menambah kerindangan dan keindahan taman kota," jelasnya.

Eko Widiyanto juga berharap kepada masyarakat disekitar Jalan Dr Sutomo agar mendukung pembangunan proyek taman kota.

"Kami harap dukungan masyarakat agar agar bisa dinikmati dan menjadi magnet wisata sehingga Batang bisa lebih sejahtera lagi," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved