68 Jadwal Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Terdampak Kebakaran Hutan & Lahan di Luar Jawa

Sebanyak 68 jadwal penerbangan dari dan menuju Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

68 Jadwal Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Terdampak Kebakaran Hutan & Lahan di Luar Jawa
TRIBUN JATENG/JAMAL A NASHR
Penumpang tengah melihat papan pengumuman penerbangan di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Rabu (18/9) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 68 jadwal penerbangan dari dan menuju Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Jumlah tersebut terhitung sejak Kamis (12/9) hingga Rabu (18/9) pukul 09.00.

PTS General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Agus Sina menyebutkan, selain penerbangan menuju dan dari Bandara Jenderal Ahmad Yani, dampak Karhutla berimbas pada penerbangan rotasi setelahnya.

"Mulai 12 September, ada beberapa maskapai yang terdampak, khususnya di rute Kalimantan dan sebagian Sumatera," ungkapnya, Rabu (18/9).

Pada tiga hari terkahir, ia mencatat, sejumlah penerbangan mengalami pembatalan, seperti pada Senin (16/9) enam penerbangan dibatalkan dan tujuh mengalami keterlambatan.

Kemudian Selasa (17/9) empat penerbangan dibatalkan dan dua keterlambatan serta Rabu (18/9) hingga pukul 09.00 dua penerbangan dibatalkan dan dua mengalami keterlambatan.

"Terdampak delay juga ada karena masih menunggu rotasi pesawat asal daerah yang terdampak, seperti Wings Air Semarang-Karimunjawa yang masih menunggu pesawat dari daerah terdampak. Ini yang bisa menjadi salah satu penyebab keterlambatan. Juga Citilink Palembang-Semarang mengalami keterlambatan karena masih tunggu rotasi pesawat dari daerah terdampak," jelasnya.

Ia melanjutkan, penanganan penumpang penerbangan yang terdampak akan ditangani maskapai untuk reschedule penerbangan.

"Untuk reschedule akan diinformasikan lebih lanjut ketika bandara tujuan di Sumatera atau Kalimantan sudah dinyatakan open dari kabut asap," katanya.(*)

Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved