Bupati Mirna Salut Tradisi Santunan Anak Yatim oleh Warga Dusun Tridi di Bulan Muharram

Bulan Muharram dimanfaatkan oleh warga Kendal sebagai momen saling berbagi kepada sesama.

Bupati Mirna Salut Tradisi Santunan Anak Yatim oleh Warga Dusun Tridi di Bulan Muharram
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Bupati Kendal Mirna Annisa mengapresiasi tradisi santunan anak yatim yang dilakukan oleh Warga dusun Tridi Desa Dempelrejo, Ngampel 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bulan Muharram dimanfaatkan oleh warga Kendal sebagai momen saling berbagi kepada sesama.

Seperti yang dilakukan oleh warga Dusun Tridi, Desa Dempelrejo Ngampel.

Warga dusun tersebut memiliki tradisi menyantuni anak yatim pada setiap Bulan Muharram.

Tradisi itu dilakukan pada Selasa (17/9) malam di Halaman Masjid Mujahidin Desa Dempelrejo.

Sebanyak 33 anak yatim piatu berbaris berjejer-jejer dihadapan para warga yang hendak menyantuninya.

Kemudian satu-persatu warga langsung memberikan santunannya langsung kepada anak yatim itu.

Alat Berat Gali Tanah Pembangunan Rest Area Ungkap Riwayat Candi-candi yang Lenyap di Dieng

Eko Sebut Penghuni Maksimal Tinggal di Rusunawa Kota Tegal 6 Tahun, Ini Alasannya

Siap-siap, Polres Purworejo Akan Tarik Senjata Api Personelnya yang Tidak Lulus Psikotest

Pembinaan Olahraga di Kabupaten Pekalongan Kian Terpuruk, Uang Pembinaan Atlet Hanya Rp 76 Ribu

Bupati Kendal, Mirna Annisa pun juga ikut serta dalam menyantuni anak yatim tersebut.

Dirinya mengapresiasi tindakan Menurutnya tradisi ini yang sangat baik dalam memaknai pergantian tahun baru islam.

"Ini tradisi yang sangat baik, dimana masyarakat saling memulyakan anak yatim dengan cara memberikan santunan, saya salut terhadap Remaja Masjid Mujahidin yang melestarikan tradisi ini " tuturnya

Mirna pun berencana untuk mencontoh kegiatan serupa untuk dilaksanakan di tingkat kabupaten.

Sehingga semakin banyak anak yatim piatu yang terbantu.

"Kegiatan ini dapat dicontoh oleh para remaja masjid lainnya maupun desa lainnya," jelasnya

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan tersebut, Agus Sutrisno mengatakan santunan anak yatim piatu yang pihaknya adakan sudah menjadi tradisi di dusunnya dalam memperingati Tahun Baru Islam.

Menurutnya kegiatan itu dilakukan sekitar tanggal 10 Muharram atau tengah Bulan Muharram.

"Kami ucapkan terima kasih kepada warga dan para donatur yang telah menyantuni anak yatim, semoga tahun depan semakin banyak warga yang terlibat" terangnya. (dap)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved