Dikira Gimmick, Kasus Raffi Ahmad Marah Kepada Lucinta Luna Berbuntut Panjang

Lucinta Luna awalnya mengira Raffi Ahmad gimmickmarah-marah. Namun kasus tersebut berbuntut panjang. Lucinta Luna tegas menyatakan tidak takut dengan

Dikira Gimmick, Kasus Raffi Ahmad Marah Kepada Lucinta Luna Berbuntut Panjang
Kolase Grid.ID | Rissa Indrasty dan Instagram @raffinagita1717
Lucinta Luna kena semprot dan diusir Raffi Ahmad gara-gara fobia rambutan 

TRIBUNJATENG.COM- Pertikaian Raffi Ahmad dengan Lucinta Luna berbuntut panjang setelah keduanya tampil di acara Pesbukers ANTV, Jumat (13/9/2019).

Saat itu, Lucinta Luna memaksa Raffi Ahmad menggunakan wig yang terbuat dari kulit rambutan.

Karena fobia rambutan, suami Nagita Slavina itu marah-marah dan membentak Lucinta Luna saat live.

Lucinta Luna yang awalnya mengira gimmick masih sempat bercanda. Namun empat hari setelah itu, kasus tersebut berbuntut panjang.

Lucinta Luna mengatakan sudah berkali-kali minta maaf. Meski demikian, Lucinta Luna juga tersinggung dengan cara Raffi Ahmad membentak penyanyi diduga transgender itu.

"Lucinta Luna di sini mau menjelaskan atas kejadian yang mempermalukan Lucinta Luna. Aku kan di program acara itu kan anak baru.

Aku sudah minta maaf, ribuan kali bahkan. Aku enggak tahu kalau dia fobia rambutan. Ya wajar sih dia marah. Tapi cara marahnya enggak boleh dong membentak perempuan di depan umum," tutur Lucinta Lunda dalam channel Youtubenya, Selasa (17/9/2019).

Berbalik kecewa dengan Raffi Ahmad, Lucinta Luna tegas menyatakan tidak takut dengan suami Nagita Slavina.

"Lucinta Luna enggak takut dengan Raffi Ahmad. Karena ketika salah, aku berani minta maaf. Jadi tim kreatif kasih aku topi rambutan.

Tim kreatif kalau gak salah bilang untuk dipakein aja. Yasudah aku pakein. Aku pikir Raffi Ahmad itu bercanda. Tapi kok marahnya seperti beneran. Gitarnya dibanting.

Halaman
123
Penulis: Wilujeng Puspita
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved