Ngopi Pagi

Fokus : Bruno Silva, Nuhanahinu Hanahinu Hiyakk

Beberapa minggu ini, jagat dunia maya dihebohkan dengan kemunculan Ridwan Mawang Sanja Irawan, musisi asal Banjaran, Bandung.

Fokus : Bruno Silva, Nuhanahinu Hanahinu Hiyakk
Tribun Jateng
Galih Permadi 

Oleh Galih Permadi

Wartawan Tribun Jateng

Beberapa minggu ini, jagat dunia maya dihebohkan dengan kemunculan Ridwan Mawang Sanja Irawan, musisi asal Banjaran, Bandung. Mawang, demikian sapaan akrabnya, jadi viral lantaran menciptakan lagu nyleneh.

Kebanyakan musisi membuat lirik lagu dengan kata-kata puitis di lagunya, namun tidak bagi Mawang. Pemuda lulusan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung program studi Seni Karawitan itu menciptakan lagu “Kasih Sayang Kepada Orangtua” dengan lirik yang bisa dibilang aneh dan lucu : Nuhanahinu Hanahinu Hiyakk, di hampir 4 menit durasi lagu tersebut.

Mawang menjelaskan pada intro lagunya bahwa kasih sayang kepada orang tua tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

“Mungkin e, semuanya mempunyai kedua orang tua mungkin. Sama seperti saya mempunyai seorang ayah dan seorang ibu. Susah buat ngungkapin perasaan lewat kata-kata. Nggak bisa beribu-ribu kata, beribu-ribu cara. Nggak bisa buat e, ngalahin kasih sayang kita kepada orang tua.

Mungkin buat orang orang yang masih ada kedua orang tua. Sayangi mereka. Lagu ini saya persembahkan untuk orang tua saya. Semuanya semoga bisa meluapkan isi hati kasih sayang kepada orang tua,” demikian cuplikan intro lagu tersebut.

“Deskripsi orang beda-beda. Orang lain memaknai sebuah lagu. Kalau itu ada maknanya atau tidak, ngga jadi masalah. Ini kocak, ini sedih, ini konyol atau apapun ya bebas. Abjad bagi saya masih kurang untuk mengungkapkan kasih sayang. Banyak bahasa yang tak bisa ditulis” ujar Mawang dikutip dari akun Youtube Detikcom, Minggu (15/9/2019).

Beda Mawang, beda juga ungkapan kasih sayang suporter PSIS Semarang. Kembalinya Bruno Silva ke PSIS disambut meriah ratusan suporter. Secara resmi Bruno Silva diperkenalkan manajemen Mahesa Jenar di Balaikota Semarang, Senin (16/9/2019).

Bruno Silva sempat hengkang ke ke klub Arab Saudi, Al-Ain, di saat suporter pas sayang-sayange. Karena di musim lalu, Bruno Silva mampu mempersembahkan 16 gol dan 10 assist.

Kembalinya Bruno Silva jangan sampai membuat suporter terlalu mendewakan Bocin. Dalam permainan sepakbola, tim tak bisa mengandalkan satu pemain untuk meraih kemenangan.

Suporter harus paham jika nantinya Bruno Silva belum maksimal hingga akhir musim ini. Dalam catatan, Bruno Silva baru bisa mencetak gol pada pekan ke-4 Liga 1 2018 dengan mencetak hattrick dan satu assist saat menggulung PSMS Medan dengan skor 4-1.

Tentu semua berharap keadaan pada putaran kedua Liga 1 2018 terjadi pada putaran kedua tahun ini. Kala itu, Bruno Silva moncer mencetak gol. Bahkan ia mencetak enam gol dalam lima laga beruntun. Raihan Bocin tak bisa dilakukan striker asing lain waktu itu.

Mengungkapkan rasa sayang ke Bruno Silva sewajarnya saja. Jangan terlalu berharap lebih yang bisa membuat hati ini ambyar. Seperti kata CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, “Lambang di dada lebih tinggi dari pada nama di punggung. Jangan terlalu dewakan pemain”. Mungkin cukup ungkapkan rasa sayang seperti lagu ciptaan Mawang : Bruno Silva, Nuhanahinu Hanahinu Hiyakk!(*)

Penulis: galih permadi
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved