Kebakaran Kembali Terjadi di Kawengen Ungaran, Api Membakar Lahan Warga dan Perkebunan PTPN IX

Kebakaran lahan warga dan perkebunan milik PT Perkebunan Negara IX (PTPN IX), tepatnya di Dusun Gendurit, Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur

Kebakaran Kembali Terjadi di Kawengen Ungaran, Api Membakar Lahan Warga dan Perkebunan PTPN IX
IST
Relawan dan petugas berusaha memadamkan kebakaran di kompleks Candi Gedong Songo lereng Gunung Ungaran, Selasa (17/9/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kebakaran lahan warga dan perkebunan milik PT Perkebunan Negara IX (PTPN IX), tepatnya di Dusun Gendurit, Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang pada Rabu (18/9/2019) mulai pukul 13.45.

Belum diketahui awal mula terjadinya kebakaran, namun asap telah memenuhi lahan dan segera direspon warga untuk melaporkan ke pemadam kebakaran.

Menurut keterangan Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran dan Perlindungan Masyarakat (Damkar dan Linmas) Satpol PP Kabupaten Semarang, informasi kebakaran baru masuk pukul 13.45.

"Kebakaran bermula di lahan milik warga yang merembet ke areal perkebunan," ungkap Aris.

Setelah dilakukan upaya pemadaman dengan mendatangkan satu unit mobil damkar sekitar pukul 15.45, dan api berhasil dijinakkan 30 menit kemudian.

Dialog di Radio, Dedy Yon Minta Warga Kota Tegal Ikut Program JKN

Alat Berat Gali Tanah Pembangunan Rest Area Ungkap Riwayat Candi-candi yang Lenyap di Dieng

Pembinaan Olahraga di Kabupaten Pekalongan Kian Terpuruk, Uang Pembinaan Atlet Hanya Rp 76 Ribu

Eko Sebut Penghuni Maksimal Tinggal di Rusunawa Kota Tegal 6 Tahun, Ini Alasannya

Sementara itu, puluhan relawan dari Pam Swakarsa, Komunitas Relawan Rompal, Sakpala, petugas dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Semarang, anggota Polsek Bandungan, Polsek Sumowono, Koramil Bandungan, Pengelola Pariwisata Gedong Songo, Polisi Hutan, dan masyarakat kembali melakukan penjagaan di Candi Gedong Songo, Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Penjagaan tersebut guna antisipasi munculnya api susulan.

Sebelumnya tim telah rapat koordinasi pada pukul 9.00 dan berjaga di sekitar candi ketiga Gedong Songo.

Menurut Tri Sumedi, satu di antara relawan menyatakan hingga sore hari tidak muncul adanya asap maupun api di lokasi kebakaran maupun lokasi lainnya.

Ia memperkirakan cuaca hari ini yang berawan membuat potensi kebakaran menurun.

"Mungkin karena hari ini sedikit berawan, jadi tidak muncul potensi kebakaran maupun adanya titik api," ungkapnya.

Meski demikian pihaknya tak ingin lengah dalam menjaga area di sekitar Candi Gedong Songo karena berkaca dari peristiwa sehari sebelumnya, api yang diyakini telah padam sepenuhnya ternyata kembali menyala dan membakar hutan pada malam hari. (arh)

Penulis: amanda rizqyana
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved