Panpel PSIS Semarang Telan Pil Pahit, Bakal Merugi Rp 1 Miliar, Karena Laga Kandang Tanpa Penonton

Menyoal laga kontra Persebaya Surabaya tersebut, memang merupakan satu pertandingan yang masuk dalam kategori bigmatch PSIS Semarang.

Panpel PSIS Semarang Telan Pil Pahit, Bakal Merugi Rp 1 Miliar, Karena Laga Kandang Tanpa Penonton
Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
Ferdinand Hindiarto, Ketua Panpel PSIS Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang harus menerima kenyataan pahit menggelar pertandingan kandang tanpa penonton saat menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 pekan ke 19, Jumat (20/9/2019) di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Padahal, pertandingan yang rencananya disiarkan secara live oleh Indosiar mulai pukul 15.30 itu akan menjadi laga perdana PSIS Semarang menggelar pertandingan kandang.

Setelah sebelumnya dalam enam laga berturut-turut selalu bermain di kandang lawan.

Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) PSIS Semarang, Ferdinand Hindiarto mengatakan, dengan berat hati pihaknya harus menggelar pertandingan tanpa penonton sesuai arahan dari Kapolres Magelang.

"Kami sudah menerima surat dari Kapolres Magelang bahwa diizinkan pertandingan melawan Persebaya Surabaya, tapi tanpa penonton."

"Tentu sesuatu yang berat dan tidak mengenakkan," kata Ferdinand dalam jumpa pers di Mess PSIS Jalan Semeru Dalam 1, Semarang, Rabu (18/9/2019).

Kata Ferdinand, pihaknya menyadari pertandingan tanpa disaksikan langsung penonton juga pasti akan membuat suporter kecewa.

"Kami sangat memahami kekecewaan suporter kedua tim. Terutama suporter PSIS Semarang, mereka sangat ingin memberikan dukungan langsung."

"Tapi izin yang dikeluarkan oleh Kapolresta adalah tanpa penonton," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, secara non teknis, PSIS Semarang juga dirugikan atas keputusan tersebut.

Halaman
123
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved