Breaking News:

Toyota Pelajari Detail Perpres Mobil Listrik Sebelum Terjun ke Pasar

Toyota Astra Motor melihat peraturan presiden nomor 55 tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai

Penulis: rival al manaf | Editor: galih permadi
Via Kompas.com
Toyota Hybrid 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Toyota Astra Motor melihat peraturan presiden nomor 55 tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan belum begitu detail.

Hal itu disampaikan Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmi Suwandy saat berkunjung ke Semarang, Selasa (17/9/2019) lalu.

"Mobil listrik kami sedang mempelajari karena Perpres belum begitu detail masih sekadar payung hukum," ucap Jimmi seusai peluncuran New Calya di Jateng-DIY.

Menurutnya payung hukum saja belum cukup jika pemerintah ingin menggenjot produksi loka mobil listrik dengan baterai.

"Pemerintah minta memproduksi secara lokal, jadi banyak hal yang perlu di perhatikan. Namun intinya secara teknologi kami sudah punya," ucapnya.

Kini pihaknya lebih menunggu permintaan pasar. Jika banyak maka produksi mobil listrik akan di tambah. Ia menjelaskan saat ini pihaknya sudah memasarkan mobil hybrid.

Memang belum murni mobil listrik karena masih memakai bensi meski dalam kadar yang lebih sedikit. Namun beberapa line up mobil listrik seperti Prius juga sudah mulai disediakan.

"Kalau bicara hybrid penjualannya juga terus meningkat tahun lalu rata-rata 10 unit sebulan sekarang sudah 20 unit. Tahun lalu CHR hybrid 50 an perbulan kita targetkan kini 100 unit perbulan," tegasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved