Bisa Usung Paslon Sendiri, Golkar Jateng Targetkan Menang di Pilkada Kota Pekalongan

DPD Golkar Jawa Tengah percaya diri bisa membawa kemenangan dan menempatkan kadernya di kursi Wali Kota Pekalongan pada pilkada serentak 2020

Bisa Usung Paslon Sendiri, Golkar Jateng Targetkan Menang di Pilkada Kota Pekalongan
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng, Iqbal Wibisono? dan Wakil Ketua DPRD Jateng, Ferry Wawan Cahyono, Jumat (20/10/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DPD Golkar Jateng percaya diri bisa membawa kemenangan dan menempatkan kadernya di kursi Wali Kota Pekalongan pada pilkada serentak 2020 mendatang.

Meskipun demikian, Golkar tetap optimis di 20 kabupaten/kota lain di Jateng. Partai berlambang pohon beringin ini akan berpartisipasi aktif dan berkoalisi supaya meraih kemenangan.

"Yang bisa ngusung sendiri itu Kota Pekalongan. Daerah lain, pemenangan tidak hanya dilakukan Partai Golkar, tapi harus berpartisipasi dan berkoalisi dengan partai lain," kata Ketua Harian DPD Golkar Jateng, Iqbal Wibisono, Kamis (19/9/2019).

Perolehan suara anggota DPRD Kota Pekalongan bisa menjadi indikator Golkar masih dipercaya sebagian besar masyarakat Kota Batik itu.

Dari 35 anggota dewan, 9 di antaranya berasal dari partai dengan warna kuning di logonya itu.

Sementara, kader yang berpotensi besar dan digadang- gadang untuk maju yakni Balgis Diab yang saat ini duduk sebagai Ketua DPRD sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kota Pekalongan.

Namun, tidak menutup kemungkinan kader lain yang diusung.

Kader yang diusung Golkar disebut harus memiliki sejumlah kriteria, semisal dari segi prestasi, dedikasi, dan loyalitas.

Untuk wakil bupati/wali kota, Iqbal belum mengatakan secara gamblang daerah mana yang menjadi bidikannya.

Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, akan mengusung wakil bupati di Demak, Pemalang, Klaten, dan Purworejo.

Sementara, untuk daerah lain yang tidak bisa mengusung sendiri, Iqbal berharap calon pemimpin yang maju memiliki visi yang sama untuk membangun pemerintahan daerah lebih baik.

"Ketua partai diperintahkan untuk melakukan koalisi dengan partai lain untuk kerjasama pilkada 2020 agar mencapai harapan," tuturnya.

Ia menuturkan saat ini tengah memetakan peta politik termasuk penjajakan dengan partai lain untuk berkoalisi.

Partai lain yang akan diajak koalisi tidak harus sama dengan di pusat. Menurutnya, daerah memiliki kebijakan dan konfigurasi politik sendiri.

"Mereka (ketua partai di kabupaten/kota) harus berkreasi, mau koalisi dengan siapa, agar hasilnya sesuai harapan," ujarnya.

Di sisi lain, Iqbal mengaku memiliki suara lemah di Kabupaten Rembang untuk pilkada mendatang.

Karena itu, pembenahan diharapkan untuk segera dilakukan. Golkar harus dikelola secara profesional dan konstruktif. Seluruh kader mesti bekerja keras untuk memenangi pilkada serentak.

Seperti diketahui, 21 kabupaten/kota di Jateng akan menyelenggarakan perhelatan pesta demokrasi pada 2020 mendatang. Jateng merupakan provinsi dengan daerah terbanyak kedua di Indonesia yang menyelenggarakan pilkada.(mam)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved