Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Unkartur Goes To School, Kenalkan Program Coffeedemic di Event Edu Expo

Universitas Nasional Karangturi (Unkartur) kembali memperkenalkan program Ilmu Kopi – S1 Teknologi Pangan

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/IDAYATUL ROHMAH
Tampak pengunjung menyaksikan proses penyeduhan Coffee di Stand Unkartur dalam Event Edu Expo yang diselenggarakan SMA Karangturi di Kampus Graha Padma, Kamis (19/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Nasional Karangturi (Unkartur) kembali memperkenalkan program Ilmu Kopi – S1 Teknologi Pangan melalui program "Coffeedemic" kepada masyarakat.

Seusai menggelar acara dan turut menyemarakkan berbagai event seperti Semarang Coffee Festival di sepanjang Banjir Kanal Barat beberapa waktu lalu, kali ini Unkartur turut menunjukkan partisipasinya dalam Event Edu Expo yang diselenggarakan SMA Karangturi di Kampus Graha Padma, Semarang, Kamis (19/9/2019) hingga Jumat (20-9/2019).

Direktur Eksekutif Unkartur, dra Sianyta Wonanto menuturkan, Unkartur sebagai universitas baru perlu menggencarkan promosi agar semakin dikenal masyarakat.

Salah satunya dengan turut serta event Edu Expo ini.

"Unkartur sebagai Universitas yang baru tetap harus memperkenalkan ke mana-mana. Walapun sudah punya nama besar Karangturi, namun untuk perguruan tinggi masih baru. Jadi kami harus memperkenalkan Unkartur baik di Semarang maupun di Jateng," ujarnya.

Dalam suasana "Unkartur Goes to School" ini, tidak hanya menghadirkan informasi lengkap mengenai informasi akademik namun juga memberikan pengalaman untuk melihat langsung proses peyeduhan (brewing process) serta dapat berinteraksi langsung untuk mendapatkan informasi seputar proses pengolahan kopi.

Unkartur menghadirkan barista professional dari Strada Coffee yang menjadi partner dalam program Coffeedemic.

Para pengunjung pun berdatangan untuk menyaksikan proses penyeduhan Coffee dan mencobanya.

"Menurut saya rasanya pas, karena tidak suka yang terlalu manis.

Kalau saya suka yang manis," Kata Haidar Ali dan Alvin dari SMA 1 Ksatrian yang berkomentar bergantian.

Berbeda dengan Haidar dan Alvin yang berkomentar soal rasa kopi yang mereka seduh, Gabriella Q W kelas XI Sekolah Nasional Karangturi mengomentari soal penyeduhan kopi yang didemokan oleh barista.

Menurut Gabriella, menyaksikan proses penyeduhan kopi merupakan hal baru.

Ia mengaku dapat belajar terkait ilmu perkopian saat mengunjungi stand ini.

"Di sini jujur kami belajar hal baru. Tadi dijelasin jenis-jenis kopinya, pembuatan kopi, dan lainnya," komentarnya bersama satu temannya, Marcella Purnomo.

Lantas Gabriella dan Marcella mengaku tertarik dengan Unkartur.
"Jika di Unkartur, saya ingin program studi akuntansi.

"Kalau saya bisa psikologi atau teknologi pangan," ujar Gabriella dan Marcella bergantian.

Terkait program studi Coffeedemic ini, Wulandari SE MM dari Unkartur menyebut membutuhkan ilmu-ilmu manajemen.

Menurutnya, terkait kopi yang dihasilkan itu membutuhkan promosi-promosi yang dalam hal ini masuk ke dalam manajemen pemasaran.

"Kegiatan promosi ini masuk dalam manajemen pemasaran. Kebetulan di Prodi Manajemen yang dimiliki oleh Unkartur nanti ada peminatan manajemen pemasaran.

Kalau saya lihat beberapa tahun belakangan ini, minum kopi sudah seperti gaya hidup. Jadi mungkin menjadi tren di masyarakat kita sehingga bisa dijadikan sebagai lahan bisnis dan kerjasama dengan teknologi pangan menjadi penggabungan supaya menarik," paparnya.

Terpisah, terkait acara Edi Expo ini setidaknya ada 63 stand.

Ketua Panitia, Aris Andianta S Pd memaparkan, event mengusung tema "Millenial Industri 4.0".

Event digelar setiap satu tahun sekali, yakni bulan September di Sekolah Nasional Karangturi dengan menghadirkan berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Juga melayani konsultasi dalam memasuki perguruan tinggi.

"Di Karangturi ini kami jemput bola. Kami mendatangkan bebagai universitas se-Indonesia.

Jadi anak-anak ini terutama kelas XI dan XII ada planning tempat kuliah. Istilahnya di sini kami mempermudah.

Lantas Aris pun berharap event akan semakin ramai dengan antusiasme para pengunjung yang tinggi.

"Harapan event ini semakin lama semakin ramai dan anak-anak kulaih pun bisa lebih mudah. Anak-anak sangat antusias m ngikuti event ini. Juga ada kegiatan workshop besok pagi tentang psikis terhadap anak," imbuhnya. (idy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved