Mungkinkah Hendi dan Ita Dipasangkan Kembali di Pilwakot Semarang 2020? Ini Kata Pilus

Menurut Pilus, selama lima tahun ini, kinerja Hendi-Ita, sapaan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, membuat Kota Semarang semakin maju

Mungkinkah Hendi dan Ita Dipasangkan Kembali di Pilwakot Semarang 2020? Ini Kata Pilus
tribunjateng/adi priangoro
Pasangan Hendi dan Ita diarak menuju Kantor KPU Kota Semarang untuk mendaftar sebagai calon walikota dan wakil walikota Semarang, Selasa 28 Juli 2015 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Petahana Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dan Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, dimungkinkan kembali bersanding dalam pesta demokrasi Pemilihan Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) 2020.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang, Kadarlusman.

"Serba mungkin, bisa jadi mereka berpasangan lagi.

Tapi, tergantung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP)," tutur Pilus saat ditemui Tribun Jateng, Jumat (20/9/2019).

Menurut Pilus, selama lima tahun ini, kinerja Hendi-Ita, sapaan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, membuat Kota Semarang semakin maju.

Hal ini dapat dilihat dari sarana dan prasarana yang semakin meningkat.

Keberhasilan berbagai program juga seringkali mengantarkan Wali Kota Semarang mendapat penghargaan dari sejumlah pihak.

"Kami dari partai melihatnya kesitu. Kemajuan Kota Semarang nampak jelas," ujarnya.

Menurut Pilus, keberhasilan pasangan tersebut memimpin Kota Semarang selama ini tentu sangat mendongkrak suara partai.

Termasuk dalam Pilkada 2020 mendatang jika mereka kembali mendapat rekomendasi dari DPP.

Meski demikian, hingga H-1 pendaftaran bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Pilus mengatakan, petahana memang belum menyerahkan berkas ke kantor PDIP Kota Semarang.

Hingga H-1 ini juga belum ada pendaftar baik dari kader PDIP maupun masyarakat umum yang menyerahkan berkas ke kantor DPC PDIP di Jalan Barusari I nomor 9 Semarang Selatan maupun kantor baru di Jalan Untung Suropati nomor 12 Manyaran Semarang Barat.

Masih ada kesempatan bagi petahana dan pihak lain baik kader partai PDIP, masyarakat umum, ataupun partai lain yang hendak mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Mengingat pendaftaran masih dibuka hingga Sabtu (21/9/2019) besok.

"PDIP terbuka. Walaupun sudah ada calon sendiri, kami tetap terbuka untuk umum, sepanjang itu warga negara indonesia dan ber-KTP indonesia. Tidak menutup kemungkinan dari partai lain yang mau daftar juga," katanya.

Terkait koalisi, Pilus menambahkan, pihaknya terbuka jika partai lain berkoalisi dengan PDIP. Komunikasi politik dengan partai lain juga sudah mulai dilakukan. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved