Ditawari Jadi Menteri Jokowi, Adian Napitupulu: Ampun Pak Presiden, Saya Tidak Punya Bakat Birokrat

Politisi PDI-P Adian Napitupulu menolak tawaran Presiden Joko Widodo ( Jokowi) untuk menjadi menteri pada kabinet mendatang.

FACEBOOK
Adian Napitupulu menyalami Jokowi dalam pertemuan pengurus dan jubir TKN di Rumah Heritage Menteng, Jakarta, Minggu (28/4/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, BALI - Politisi PDI-P Adian Napitupulu menolak tawaran Presiden Joko Widodo ( Jokowi) untuk menjadi menteri pada kabinet mendatang.

Adian mengatakan, penolakan itu karena dia tidak memiliki bakat menjadi menteri.

"Sudah (bertemu Jokowi), diminta jadi menteri. Saya empat kali bilang, 'ampun Pak Presiden saya tidak punya talenta jadi birokrat, saya tidak punya talenta jadi menteri'," kata Adian saat ditemui di Denpasar, Bali, Sabtu (21/9/3019).

Tawaran itu disampaikan Jokowi saat bertemu Adian pada 13 Agustus 2019. Namun dalam pertemuan tersebut, Adian mengaku belum sampai membahas untuk posisi menteri apa. Adian menjelaskan bahwa dia mendukung Jokowi dengan tulus tanpa mengharapkan posisi di pemerintahan.

"Belum bicara posisi (menteri). Saya berjuang habis-habisan buat Jokowi tidak untuk jabatan, tapi untuk Indonesia lebih baik, itu saja. Jadi saya tidak mengejar jabatan," katanya.

Saat kontestasi Pilpres 2019, Adian mendukung penuh Jokowi kembali menjadi presiden.

Aktivis 98 ini bahkan bersama kelompoknya sempat mendeklarasikan diri mendukung Jokowi untuk periode kedua.

Deklarasi digelar di Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/7/2018). Acara ini juga dihadiri Jokowi. (Kontributor Bali, Imam Rosidin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Alasan Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jokowi Jadi Menteri"

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved