IDI Banjarnegara Bantu 225 Ribu Liter Air untuk 44 Desa Terdampak Kekeringan
Luasnya dampak kekeringan di Kabupaten Banjarnegara menuntut kerjasama berbagai pihak untuk penanganannya.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Luasnya dampak kekeringan di Kabupaten Banjarnegara menuntut kerjasama berbagai pihak untuk penanganannya.
Selain BPBD, sejumlah instansi di Banjarnegara pun ikut sengkuyung untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat.
Tak kecuali Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Banjarnegara yang ikut membantu droping air kepada warga di 12 kecamatan yang tersebar di 44 desa.
IDI Banjarnegara menggelontorkan 225 ribu liter air bersih bagi masyarakat di daerah terdampak.
Koordinator Pengabdian Profesi IDI cabang Banjarnegara dr Jalu Trasnolo Bangun mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk bhakti dokter Indonesia dalam rangka HUT IDI ke 69.
Droping air sebanyak 225 ribu liter tersebut disebar di 44 desa di Banjarnegara yang mengalami kekeringan.
• Jalan Veteran Semarang Ditutup Sementara, Ada Perbaikan Saluran dan Pelebaran Jalan
• Banyak Sampah, Bupati Tegal Bahkan Sampai Jongkok Bersihkan Gazebo di Pantai Larangan Indah
• Kawasan Industri Wijayakusuma Semarang Raih Bronze Winner dalam Revolusi Mental Award 2019
• Derita Petani Salak Banjarnegara, Cadangan Air Hanya Cukup Penuhi Kebutuhan Rumah Tangga
"Kegiatan ini kami lakukan selama 15 hari, satu hari kita kirim sekitar 15 ribu liter bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Jalu.
Bagaimana pun, air menjadi kebutuhan vital masyarakat yang juga berpengaruh terhadap kualitas kesehatan mereka.
Dari kegiatan tersebut, diharapkan kebutuhan dasar manusia itu terjaga.
Sulitnya mengakses air bersih, dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan warga.
Anggota IDI lainnya, dr Aida Fitriani menambahkan, selain droping air, IDI juga menggelar pengobatan gratis di Dusun Linggasari Desa Kebondalem, Kecamatan Bawang. Warga menurutnya antusias mengikuti kegiatan tersebut.
"Banyak warga yang merespon baik kegiatan kita, keluhan warga bervariasi, dari gatal, rheumatik, hipertensi dan sebagainya," katanya. (aqy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/droping-air-bersih-aqy.jpg)