Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ayah Raafi Sesali Belikan Motor CB250RR yang Berujung Maut

Ayah Raafi, Wahyudi (52) mengutarakan kesedihan dan penyesalannya seusai mendapat kabar putranya telah tiada.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/ABDUH IMANULHAQ
Sepeda motor milik korban yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Kaligarang Kota Semarang dievakuasi petugas, Jumat (20/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ayah Raafi, Wahyudi (52) mengutarakan kesedihan dan penyesalannya seusai mendapat kabar putranya telah tiada.

Kesedihan itu ia ungkapkan ketika ditemui Tribunjateng.com di rumah duka, Jl Condrokuso Baru, Bongsari, Semarang Barat, Kota Semarang, Sabtu (21/9/2019) malam ini.

Sebelumnya diberitakan bahwa Ainur Raafi Abdullah (18) meninggal dunia seusai mengalami kecelakaan tunggal sepeda motor di Jalan Kaligarang, Kota Semarang pada Jumat (20/9/2019) kemarin malam.

Raafi saat itu sedang belajar kelompok bersama teman-temannya di sekitar rumahnya dan berpamitan akan keluar membeli jajan.

“Sebenarnya sempat terlintas rasa kecewa. Kalau tahu akan kecelakaan, saya tidak akan belikan dia motor,” ungkapnya Wahyudi.

“Namun kembali lagi, jika sudah tiada ya waktunya juga tidak bisa diulang. Kami sekeluarga berusaha mengikhlaskan,” imbuhnya.

Motor tersebut merupakan motor yang dibeli Raafi dari seniornya di sekolah.

“Belum ada satu bulan ini dia beli (motor) dari kakak kelasnya,” terangnya.

Wahyudi mengaku tak merasakan firasat apapun sebelum Raafi mengalami kecelakaan.

Ia mengatakan bahwa Raafi merupakan seorang anak yang pandai bergaul dan memiliki banyak teman.

Jenazah Raafi dimakamkan di TPU Gd Batu Karangsawo.

Tetangga dan teman dekat Raafi melayat ke rumah duka mulai pagi hingga sore.

Berbagai karangan bunga ucapan dukacita dari sekolah dan lain-lain terpasang berjejer di dekat rumahnya.

Ia meninggalkan dua saudara perempuannya beserta kedua orangtuanya.

Melihat kronologi kecelakaan yang dialami Raafi, Wahyudi memberikan saran bahwa jalan di titik lokasi kecelakaan itu baiknya diberikan penerangan yang cukup karena menurutnya saat ini masih kurang. (tribunjateng/rez)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved