Padahal Cuma Pemilihan Ketua RT, Tapi Warga Kertonegaran Batang Gelar Layaknya Pilpres

Warga RT 02 RW 03 Kertonegaran, Proyonanggan Tengah, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, berikan contoh pemilihan umum bersih tanpa kecurangan.

Padahal Cuma Pemilihan Ketua RT, Tapi Warga Kertonegaran Batang Gelar Layaknya Pilpres
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Gambaran situasi warga meramaikan pemilihan ketua RT di Kertonegaran, Proyonanggan Tengah Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (22/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Warga RT 02 RW 03 Kertonegaran, Proyonanggan Tengah, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, berikan contoh pemilihan umum bersih tanpa kecurangan.

Hal itu diterapkan dalam pemilihan ketua RT yang digelar pada Minggu (22/9/2019).

Meski hanya pemilihan tingkat RT, namun perkara kandidat maupun tata cara pemilihan disamakan dengan Pilkada ataupun Pilpres.

Bahkan sebelum melakukan pencoblosan, warga menggelar arak-arakan dengan menyerukan pemilu bersih tanpa kecurangan.

Warga pun menyambut acara secara antusias karena baru pertama kali digelar.

“Ini hal baru bagi kami. Kalau pada umumnya pemilihan ketua RT tanpa ada rangkaian acara di tempat kami. Kali ini berbeda,” papar Sugiyono (68) warga setempat, Minggu (22/9/2019).

Sugiyono menjelaskan, suasana acara layaknya pemilihan kepala daerah, karena ada arak-arakan dan foto seluruh calon dipampang di gang pemukiman.

“Semoga saja yang terpilih bisa mewakili suara warga. Karena ketua RT akan jadi bapaknya warga,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Ketua RT, Waluyo Pujo Semedi (55) menuturkan, pemilihan tanpa kecurangan sengaja digelar untuk memberikan contoh ke masyarakat.

“Sebentar lagi ada digelar Pilkades, lalu dilanjutkan Pilkada. Maka dari itu warga kami di Kertonegaran menggelar pemilihan ini."

"Dengan harapan bisa menjadi contoh serta menyampaikan pesan pemilihan bersih dari kecurangan,” ucapnya.

Pujo menerangkan, semua fasilitas serta hiburan disumbang oleh masyarakat Kertonegaran.

“Kami hanya punya modal Rp 500 ribu. Acara ini bisa menghabiskan empat kali lipatnya."

"Namun acara bisa sukses dengan pemilih sebanyak 278."

"Hal itu atas dukungan dari masyarakat untuk menyuarakan pemilihan bersih,” tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved