8 Persen Bayi di Batang Alami Stunting, Bupati Wihaji Minta Bidan Awasi Bumil

Di Kabupaten Batang misalnya, bayi dengan kasus stunting memiliki jumlah yang cukup banyak yakni mencapai hampir 8 persen.

8 Persen Bayi di Batang Alami Stunting, Bupati Wihaji Minta Bidan Awasi Bumil
Dok Bupati Wihaji
Bupati Wihaji sebut hampir 8 persen bayi di Kabupaten Batang kasus stunting 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Beberapa wilayah di Indonesia mengalami kasus stunting atau gizi buruk dengan presentase kasus yang berbeda.

Di Kabupaten Batang misalnya, bayi dengan kasus stunting memiliki jumlah yang cukup banyak yakni mencapai hampir 8 persen.

"Kasus stunting hampir menimpa semua daerah, oleh karena itu Pemerintah pusat, Provinsi hingga daerah terus melakukan pengawalan terhadap kasus tersebut agar ada tidak terjadi lagi," terang Wihaji, Senin (23/9/2019).

Ia juga menjelaskan penyebab stunting di Batang karena rata- rata ibu hamil kurang asupan gizi.

Pasalnya, selain faktor ekonomi ada tradisi atau mitos yang selama ini menghantui ibu hamil dan ibu pasca melahirkan.

"Ada tradisi atau mitos yang diyakini masyarakat yang terkadang tidak baik untuk kesehatan, yakni waktu hamil atau pasca melairkan dilarang makan makanan yang justru menjadi asupan gizi, seperti ikan laut, telur dan sebagainya, padahal ibu hamil dan ibu menyesui jelas harus makanan yang bergizi" jelasnya.

Wihaji pun memghimbau kepada dinas kesehatan dan posyandu maupun lembaga lainya untuk gencar melakukan sosialiasi dampak buruk stunting, teruma di Desa Klewih Kecamatan Bandar yang cukup banyak kasus tersebut.

"Saya perintahkan pada bidan desa mengawal betul ibu hamil dengan nginceng wong meteng, pastikan asupan gizi tercukupi, laporkan ke Puskesmas apabila mendapatkan ibu hamil atau bayi kurang gizi dan kami pastikan Pemkab akan bantu," ujarnya.

Bupati juga meminta jangan ada masyarakat atau ibu hamil yang kekurangan gizi serta tidak sepenuhnya percaya mitos.

"Jangan terlalu percaya dengan mitos lebih baik dikonsultasikan ke bidan, karna gizi penting untuk pertumbuhan bayi," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved