Pemkab Batang Kejar Insentif Daerah Kemendagri, Begini Caranya Menurut Nasikhin

Pemkab Batang serius mengejar peningkatan insentif daerah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Pemkab Batang Kejar Insentif Daerah Kemendagri, Begini Caranya Menurut Nasikhin
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Sekda Kabupaten Batang, Nasikhin membuka sosialisasi Permendagri Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pembinaan dan Pengendalian Penataan Perangkat Daerah, Senin (23/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemkab Batang serius mengejar peningkatan insentif daerah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Untuk bisa mendapatkan insentif, Pemkab harus mampu mengelola informasi dan mengelola tata organisasi.

Insentif tersebut merupakan penghargaan bagi Pemda yang mampu mengaplikasikan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

"UU itu menekankan pada pembagian kewenangan secara tuntas, terinci yang bersifat absolut, wajib di dalam pelayanan dasar publik atau masyarakat," tutur Sekda Kabupaten Batang Nasikhin.

Itu diutarakannya saat membuka sosialisasi Permendagri Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pembinaan dan Pengendalian Penataan Perangkat Daerah, Senin (23/9/2019).

Nasikhin menjelaskan, dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah secara jelas dan spesifik mengatur kewenangan pelayanan dasar tentang kesehatan.

Lalu pendidikan, penataan ruang, pemukiman bahkan sampai Satpol PP dan Linmas.

"Dalam melaksanakannya harus mengatur struktur organisasi perangkat daerah sesuai kewenangannya."

"Perangkat daerah juga harus memiliki aspek inovasi dalam perubahan proses kerja atau metode kerja yang efektif dan efisiensi, dan itu sudah dilakukan Pemkab Batang," terangnya.

Menurutnya, perubahan proses kerja atau metode kerja Pemkab Batang sudah dilakukan oleh Dinas Kominfo yang memanfaatkan teknologi informasi.

Sehingga Batang masuk 3 besar kabupaten se-Indonesia dalam SPBE (Sistem Pengelolaan Berbasis Elektronik).

"Pemkab Batang ada 10 OPD yang telah mengisi kuisioner, yang selanjutnya harus paparan tentang pengelolaan informasi dan ini dinilai."

"Kalau bagus menjadi yang terbaik mendapatkan peningkatan insentif daerah dari Kemendagri," pungkasnya. (Dina Indriani)

Penulis: dina indriani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved