Ribuan Mahasiswa Baru UKSW Punguti Sampah dari Aliran Sungai hingga Pinggir Jalan

Memperingati Hari Pungut Sampah Sedunia atau World Cleanup Day (WCD) tingkat Kota Salatiga tahun 2019, sedikitnya sekira seribu mahasiswa baru (maba)

Ribuan Mahasiswa Baru UKSW Punguti Sampah dari Aliran Sungai hingga Pinggir Jalan
IST
Sejumlah mahasiswa baru UKSW Salatiga turut aksi membersihkan sampah dalam World Cleanup Day (WCD) tingkat Kota Salatiga, Sabtu (21/9/2019) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Memperingati Hari Pungut Sampah Sedunia atau World Cleanup Day (WCD) tingkat Kota Salatiga tahun 2019, sedikitnya sekira seribu mahasiswa baru (maba) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) turut melakukan aksi bersih sampah Sabtu (21/9/2019).

Koordinator kegiatan Pengabdian Masyarakat OMB 2019 UKSW Giner Maslebu mengatakan seribu mahasiswa UKSW mendukung gelaran WCD Kota Salatiga dengan melakukan pemungutan sampah di tiga titik yakni daerah aliran sungai / selokan samping Hotel Palapa sampai Hotel Maya Jalan Kartini, daerah aliran sungai / selokan Jalan Adi Sucipto hingga GOR Kridanggo, serta disepanjang jalan Jenderal Sudirman.

“Peserta dibekali dengan sarung tangan untuk memungut sekaligus memilah sampah berdasar tiga kategori yaitu sampah organik, anorganik dan puntung rokok.

Sejumlah maba juga bergabung dengan tim Satpol PP untuk melakukan pembersihan reklame liar, pencabutan paku dan pembersihan benalu di pohon,” terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Minggu (22/9/2019).

BREAKING NEWS : Anak Presiden Bikin KTA PDI Perjuangan Sekaligus Daftar Bakal Calon Wali Kota Solo

Kepala DLH Kota Salatiga Prasetyo Ichtiarto menjelaskan peringatan WCD tahun ini merupakan kali kedua setelah diinisiasi pada tahun 2018 lalu.

Indonesia sebagai negara produsen sampah terbesar kedua di dunia secara sadar menjadi salah satu peserta dari gerakan masal ini.

“Permasalahan sampah tidak akan selesai hanya dengan satu aksi pungut sampah, ini hanya pemantik.

Salatiga ikut ambil bagian untuk menjaga prestasi Adipura yang telah diraih selama tiga kali serta dalam upaya mengembalikan predikat Salatiga sebagai kota terindah,” katanya

Ia menambahkan dukungan masyarakat sangat dibutuhkan dalam program ini.

Selama ini telah ada 60 bank  sampah di Salatiga untuk mendaur ulang, manfaatkan, dan mengurangi timbunan sampah.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved