Kapolres Kudus Sebut Desa Rawan Bisa Dilihat Dari Luasan Lahan Bengkok - Pemetaan Jelang Pilkades

Kapolres Kudus AKBP Saptono telah memetakan desa yang dinilai rawan saat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Kapolres Kudus Sebut Desa Rawan Bisa Dilihat Dari Luasan Lahan Bengkok - Pemetaan Jelang Pilkades
Tribun Jateng/Rifqi Gozali
Kapolres Kudus AKBP Saptono 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kapolres Kudus AKBP Saptono telah memetakan desa yang dinilai rawan saat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Menurutnya, desa yang rawan saat Pilkades yakni yang jatah bengkok atau lahan garapan milik desa diperuntukkan kepala desa.

“Pemetaan sudah kami lakukan. Dimana pemetaan itu kami lakukan untuk antisipasi desa yang ada perlu pengawalan lebih dibanding desa-desa lainnya,” kata AKBP Saptono, Kamis (26/9/2019).

Pemetaan yang dilakukan oleh pihaknya berdasarkan data yang diperoleh oleh intel dan Bhabinkamtibmas.

Dari data yang ada, kemudian pihaknya akan segera terjun guna mengantisipasi serta memantau perkembangan jelang Pilkades.

“Kalau kriteria rawan salah satunya kalau desa itu bengkok. Kalau kepala desa yang bengkoknya banyak atau luas itu biasanya saingannya lebih dibandingkan yang di daerah kota."

"Kalau di kota bengkoknya sedikit. Itu jadi faktor peminat adalah terkait masalah bengkok,” katanya.

Dia mengatakan, desa yang memiliki bengkok luas sebagai jatah untuk kepala desa umumnya desa yang berada di Kecamatan Undaan.

Di sana memang wilayah penyangga pertanian di Kabupaten Kudus.

“Memang tidak ada industri di Undaan. Sehingga bengkok di daerah Undaan lebih banyak dibanding desa-desa yang lain,” jelas AKBP Saptono.

Halaman
12
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved