Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca, Bupati Sragen: Kebiasaan Membaca Harus Dimulai Sejak Kecil

Puluhan pelajar SD, SMP, SMA guru, perwakilan perpustakaan desa, dan pegiat literasi di Kabupaten Sragen mengikuti Safari Gerakan Nasional Pembudayaan

Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca, Bupati Sragen: Kebiasaan Membaca Harus Dimulai Sejak Kecil
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Siswa SD sedang membaca buku di perpustakaan keliling di halaman Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Puluhan pelajar SD, SMP, SMA guru, perwakilan perpustakaan desa, dan pegiat literasi di Kabupaten Sragen mengikuti Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Kamis (26/9/2019).

Selain itu, juga dilakukan talk show dengan tema Pustakawan berkarya mewujudkan perpustakaan berbasis inklusi sosial, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen, Parsono mengatakan acara tersebut sekaligus mengajak masyarakat untuk gemar membaca.

Selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan kemitraan pemangku kepentingan literasi media digital.

Parsono juga mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen terutama Bupati Sragen mendukung penuh adanya perpustakaan.

"Sangat peduli terhadap perpustakaan, selau mengingatkan untuk membaca, disetiap OPD juga diminta membuat perpustakaan mini, bahkan membuat gedung perpustakaan di dua kecamatan selama dua tahun terakhir," terang dia.

10 Ribu Bungkus Nasi Anggi Ludes Sekejap di Haul Sunan Abinawa di Kendal

Remaja Kabupaten Tegal Wakili Jateng di Ajang Wajah Pesona Indonesia 2019 of Asia

Siswa SMK di Kota Pekalongan yang Hendak Ikut Aksi Penolakan RUU KPK Berhamburan Didatangi Guru

Kades Ciduwet Brebes Dilaporkan ke Polda Jateng, Diduga Pungli Rp 2 juta per Bidang di Program PTSL

Dirinya juga menyampaikan seluruh ASN diminta sebagai penggerak literasi, dimulai di masing-masing OPD.

Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI, Sri Sumekar mengatakan safari sendi dilakukan di 100 Kabupaten Kota dan telah berjalan lima tahun.

"Tentu harapan kami kegiatan ini masyarakat akan lebih mencintai buka, dekat dengan buku dan kembali menjadi pusat kegiatan bagi masyarakat," kata dia.

Dirinya juga mengatakan perpustakaan berlaku sebagai pembina dengan mewujudkan masyarakat yang cerdas dan berwawasan luas.

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved