Setelah Semalaman Dicari Keberadaannya, Sukimin Warga Semarang Ditemukan Meninggal, Mayat Sudah Kaku

Warga Dusun Gondang RT 3 RW 1 Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang sempat heboh akan hilangnya Sukimin (55)

Setelah Semalaman Dicari Keberadaannya, Sukimin Warga Semarang Ditemukan Meninggal, Mayat Sudah Kaku
ISTIMEWA
ilustrasi mayat - polisi tunjukkan TKP penemuan mayat tanpa identitas di Plarangan Karanganyar Kebumen 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Warga Dusun Gondang RT 3 RW 1 Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang sempat heboh akan hilangnya Sukimin (55).

Sukimin yang hilang sejak Selasa (24/9/2019) sore diketahui keluar dari rumah bersama Sulami, anaknya menuju rumah Sujarwo yang beralamat di Dusun Pulihan RT 4 RW 1 Desa Tajuk Kecamatan Getasan di hari yang sama sekitar pukul 08.00.

Kasubbag Humas Polres Semarang Iptu Budi Supraptono mengatakan setelah menengok anaknya, ia pamit untuk pulang pada pukul 10.30 dan mengatakan akan pulang dan mencari rumput.

Namun hingga pukul 17.30, Sukimin tak unjung pulang ke rumah.

Pukul 18.00, keluarga Sukimin, baik itu istri dan anak-anaknya bersama masyarakat sekitar berusaha mencari keberadaan korban hingga pukul 00.00. Namun korban tak kunjung ditemukan.

"Keluarga pun menyebarkan informasi kehilangan Sukimin melalui pesan singkat digital bila ada rekan atau kerabat yang mengetahui keberadaan korban," ujar Budi.

Kemudian, pada Rabu (25/9/2019) pagi, Suparno (47) yang masih bertetangga dengan Sukimin pergi ke hutan untuk mencari rumput yang berada tak jauh dari tempat tinggalnya.

Suparno melihat tubuh dalam posisi terlentang dan saat didekati ternyata merupakan Sukimin.

Suparno mendapati tubuh Sukimin yang sudah kaku dan dingin.

Suparno segera memberi tahu penemuan mayat Sukimin pada Matius (36) yang satu wilayah tempat tinggal dengannya. Keduanya segera melaporkan temuan mayat tersebut pada Polsek Getasan. Petugas yang menerima laporan penemuan mayat segera berkoordinasi dengan petugas dari Puskesmas Getasan untuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah dilakukan pengecekan fisik pada tubuh Sukimin oleh petugas Puskesmas Getasan Eko Nurdiyanto, disimpulkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan ada tubuh korban dan korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 12 jam.
Hasil pemeriksaan Eko Nurdiyanto disampaikan pada pihak keluarga Sukimin.
"Keluarga korban menerima hasil pemeriksaan fisik korban dan menyatakan tidak perlu dilakukan otopsi pada korban," pungkas Budi.
(arh)
*istimewa
Sukimin (55) ditemukan di hutan Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang pada Rabu (25/9/2019) pagi oleh Suparno (47), tetangganya yang tengah mencari rumput.

Penulis: amanda rizqyana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved