Tentang Ajakan Demo Pelajar, Kapolda Jateng : Kepala Sekolah dan Guru Jangan Izinkan

Menyikapi beredarnya meme yang berisikan ajakan demo atau unjukrasa kepada para pelajar, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel angkat

Tentang Ajakan Demo Pelajar, Kapolda Jateng : Kepala Sekolah dan Guru Jangan Izinkan
Tribunjateng.com/Rifqi Gozali
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menyikapi beredarnya meme yang berisikan ajakan demo atau unjukrasa kepada para pelajar, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel angkat bicara.

Mantan gubernur Akpol ini berharap para kepala sekolah, guru, maupun tenaga pendidik agar tidak mengijinkan para siswanya turun aksi ke jalanan.

Rycko juga berpesan kepada para mahasiswa agar menyuruh pelajar yang ikut ke dalam aksi unjuk rasa untuk pulang dan belajar.

Hal itu menurutnya para pelajar masih belum bisa memahami duduk persoalan yang ada karena belum diajarkan tentang itu, dan rawan diajak ataupun disetir ke kanan dan kiri oleh oknum-oknum tertentu.

Dirinya juga tidak ingin para siswa harus mempunyai beban pikiran yang bertambah sesudah beban pelajaran yang begitu banyak.

Kejari Temanggung Tetapkan 2 Tersangka Baru Korupsi BKK Pringsurat yang Rugikan Negara Rp 114 Miliar

Massa Lempari Baru hingga Molotov ke Arah Polisi saat Aksi #MagelangBergerak

Polda Jateng Resmi Mempunyai Assesment Center, Anggota Naik Pangkat Harus Diuji Kemampuannya

Relawan PMI Batang dan Pekalongan Desak Usut Temuan Ambulance Diduga Bawa Batu ke Pendemo di Jakarta

"Saya juga mendapakan meme ajakan adek-adek pelajar untuk unjuk rasa.

Tidak perlu lah, biarkan mereka fokus belajar.

Biar mahasiswanya saja yang lebih dewasa yang lebih bisa mengendalikan emosi dan lebih memahami substansi persoalan yang dihadapi," terangnya, Kamis (26/9/2019) saat ditemui di Mapolda Jateng.

Lebih lanjut, Rycko juga berterimakasih kepada para mahasiswa di Jawa Tengah yang telah melakukan unjukrasa dengan menjaga ketertiban, keamanan, dan juga dengan cara yang elegan.

Ia berharap para pendemo selalu mengingat batasan-batasannya seperti tidak mengganggu ketertiban umum, tidak melanggar peraturan perundang-undangan, juga tidak melanggar hak asasi manusia yang lain.

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved