31 Pemohon di Kabupaten Pekalongan Ajukan Dispensasi Perkawinan, Mayoritas di Bawah Syarat Umur

Sebanyak 31 pemohon di Kabupaten Pekalongan mengajukan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Kabupaten Pekalongan kelas IB.

31 Pemohon di Kabupaten Pekalongan Ajukan Dispensasi Perkawinan, Mayoritas di Bawah Syarat Umur
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Aktivitas di Pengadilan Agama Kajen 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebanyak 31 pemohon di Kabupaten Pekalongan mengajukan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Kabupaten Pekalongan kelas IB.

Mereka mengajukan permohonan dispensasi kawin pengajuan permohonan nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) ditolak karena tidak memenuhi syarat, utamanya dari segi usia.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kajen, Aristyawan mengatakan hingga bulan Agustus 2019 ini sudah ada 31 pemohon sudah mengajukan dispensasi kawin di PA Kabupaten Pekalongan.

"Pada bulan Januari ada enam pemohon, Februari kosong, Maret ada lima, April dua, Mei ada lima pemohon, Juni ada dua, Juli terdapat delapan dan Agustus ada tiga.

Kami hanya bisa menyediakan data jumlah, untuk faktor permohonan mengajukan dispensasi yang tahu majelis hakim,"kata Aristyawan kepada Tribunjateng.com, Jum'at, (27/9/2019).

3.200 Balita di Pekalongan Terindikasi Stunting, Ini yang Dilakukan Pemkab

Puisi Kampanye Perubahan Iklim Anak Difabel Semarang: Siapa yang Mau Menolong Alam Ini?

Tindak 99 Kasus,KPPBC Kudus Sita 14 Juta Batang Rokok Ilegal

Polisi Tangkap Pelajar SMK yang Ikut Demo di Magelang, Ada yang Bawa Senjata Tajam dan Mabuk

Menurut Aris dinaikkannya batas umur pernikahan menjadi 19 tahun seperti yang sudah disahkan revisi UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan oleh DPR RI, itu akan membawa perubahan baru menyangkut persyaratan perkawinan.

"Secara umum, perkara dispensasi kawin itu diperuntukan bagi pihak yang mau menikah baik itu perempuan atau laki-laki yang mengajukan permohonan menikah di KUA, tetapi ditolak karena umurnya kurang.

Kemudian, berdasarkan surat penolakan tersebut diajukan ke pengadilan agama dan mendaftar perkara dispensasi kawin," ujarnya.

Setelah keputusannya di pengadilan agama dikabulkan, baru surat keputusan itu dibawa ke KUA lagi,

Kemudian, hal tersebut menjadi kewenangan KUA yang akan menikahkan.

"Prosedurnya pengajuan dispensasi kawin dulu, setelah perkara masuk, nanti akan diperiksa kemudian diadili dan diputuskan," ungkapnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved