Empat Kecamatan di Kabupaten Tegal Masuk Zona Merah, Terkait Pendistribusian Air Bersih

Empat kecamatan di Kabupaten Tegal masuk zona merah dalam hal pemerataan akses debit air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Empat Kecamatan di Kabupaten Tegal Masuk Zona Merah, Terkait Pendistribusian Air Bersih
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Pelanggan melakukan pembayaran tagihan air di kasir PDAM Kabupaten Tegal, Jumat (20/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Empat kecamatan di Kabupaten Tegal masuk zona merah dalam hal pemerataan akses debit air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Artinya, debit air yang mengalir di empat kecamatan itu yakni Kecamatan Slawi, Dukuhwaru, Kramat, dan Tarub sudah sangat terbatas.

Bahkan, dimungkinkan tidak boleh lagi ada saluran pipa baru di empat kecamatan itu, mengingat sumber air kian terbatas.

Hal itu diungkapkan Kabid Hubungan Langganan PDAM Kabupaten Tegal, Puguh Hangudiya kepada Tribunjateng.com, Jumat (20/9/2019).

Dia menuturkan, jumlah pelanggan di empat kecamatan tersebut sudah sangat banyak dan dapat dikategorikan berlebih (overload).

Hal itu, kata Puguh, disinyalir karena menjamurnya pembangunan properti atau perumahan baru di wilayah tersebut.

Sehingga, permintaan distribusi saluran pipa air baru kian bertambah.

"Di empat kecamatan ini sebenarnya sudah tidak boleh ada saluran-saluran baru."

"Pertumbuhan properti di empat kecamatan ini memang tinggi sekali."

"Sedangkan sumber dan debit air yang dikelola PDAM saat ini sangat terbatas," papar Puguh.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved