Meski Puncak Kemarau, Jalan Desa Depok Banjarnegara Longsor

Tidak ada hujan tiada angin, sebuah jalan di Desa Depok Kecamatan Bawang Banjarnegara mengalami longsor.

Meski Puncak Kemarau, Jalan Desa Depok Banjarnegara Longsor
ISTIMEWA
longsor menimpa jalan akses persawahan di desa Depok, Bawang Banjarnegara 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA-Tidak ada hujan tiada angin, sebuah jalan di Desa Depok Kecamatan Bawang Banjarnegara mengalami longsor.

Jalan beton, tepatnya di Dusun Krajan Rt 3 Rw 1 Desa Depok, yang menghubungkan ke areal persawahan itu longsor pada Kamis (26/9), sekira pukul 04.30 WIB.

Beruntung saja, saat kejadian, tidak aktivitas warga atau petani di lokasi sehingga tidak timbul korban jiwa.

Tetapi akibat kejadian itu, jalan beton dengan lebar 2.5 meter itu terputus hingga tidak bisa dilalui kendaraan roda 2 maupun roda 4.

"Iya petugas sudah cek lapangan,"katanya

Jalan yang longsor sepanjang sekitar 50 meter dengan ketinggian sekitar 7 meter.

Selain akses menuju lahan pertaian, lahan ini sekaligus menghubungkan Desa Depok dengan Desa Kutayasa.

Menurut Arief, longsor dipicu air aliran irigasi yang bocor kemudian masuk ke dalam rongga dan tebing jalan.

Longsor bukan hanya memutus jalan akses, namun juga merusak tanaman padi milik Suryani warga Dusun Krajan Rt 04 Rw 01. L

pertanian itu tertutup material longsor sepanjang sekitar 15 meter.

Untuk penanganan sementara, warga membuat jalan alternatif untuk pejalan kaki di sebelah selatan jalan yang longsor. W

juga menutup jalan mengunakan palang bambu sebagai peringatan bagi warga yang hendak melintas.

"Kami akan koordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan tindakan dan penanganan selanjutnya,"katanya.(*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved