Pernyataan Resmi Polisi Terkait Kronologi Kecelakaan Karambol Bus Indonesia Tabrak 2 Mobil
Kronologi kejadian kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan, di jalur Pantura turut Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban, Jumat (27/9/2019)
TRIBUNJATENG.COM - Kronologi kejadian kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan, di jalur Pantura turut Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban, Jumat (27/9/2019), sekitar pukul 09.00 WIB, diungkap Unit Laka Satlantas Polres Tuban.
Kecelakaan tersebut membuat mobil Chevrolet nopol AA 8591 ND yang dikemudikan Yunus Hermanto (53), berpenumpang Zubaidah (51), warga Desa Bejiruyung, Kecamatan Sempor, Kebumen, ringsek parah pada bagian depan kanan mobil.
Akibatnya, Yunus terjepit dalam kondisi bersimbah darah, evakuasinya berlangsung lama setelah warga yang ada di lokasi berusaha menarik bodi mobil depan yang menjepit kakinya hingga akhrinya dia bisa keluar.
Sedangkan istrinya keluar lebih dulu dalam kondisi mengalami luka.
Kanit Laka Satlantas Polres Tuban, Iptu Khoirul Ahmad, mengatakan kecelakaan melibatkan tiga kendaraan yaitu Bus Indonesia nopol L 7514 UV, yang dikemudikan Supriyadi (45), warga Desa Babagan, Kecamatan Lasem, Rembang.
Lalu mobil Chevrolet nopol AA 8591 ND yang dikemudikan Yunus Hermanto (53), berpenumpang Zubaidah (51), yang tak lain istrinya.
Sedangkan satu lainnya yaitu Carry S 685 HH, yang tidak diketahui pemiliknya, karena mobil diperkirakan dalam kondisi mogok sehingga di parkir sejak kemarin.
Saat itu bus melaju dari arah barat ke timur berusaha menyalip truk di depannya dari sisi kanan.
Kemudian pada waktu yang sama dari arah berlawanan datang kendaraan Chevrolet yang ditumpangi dua orang, sehingga kecelakaan pun tak terelakkan.
Seusai menabrak Chevrolet, sopir bus membanting kemudi ke kiri lalu menyantap mobil carry yang terparkir di utara jalan.
Carry warna merah itupun juga ringsek parah dan terlempar jauh dari tepi jalan terdorong Bus.
"Ya pertama bus menabrak Chevrolet, lalu menabrak carry tanpa pengemudi yang terparkir. Yang parah yaitu Chevrolet," Ujarnya dikonfirmasi.
Dia melanjutkan, polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan pertolongan kepada para korban hingga mengevakuasi kendaraan.
Untuk pengemudi Chevrolet setelah berhasil dikeluarkan dari mobil lalu dibawa mobil ambulan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Tidak ada korban meninggal atas peristiwa kecelakaan itu, hanya saja untuk kerugian materi ditaksir mencapai Rp 25 juta.
"Kita tolong para korban, kerugian mencapai Rp 25 juta. Tidak ada korban jiwa meninggal, semua selamat," pungkasnya.(*)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Ini Kronologi Kecelakaan 3 Kendaraan di Pantura Tuban, Mobil Ringsek Hingga Pengemudi Terjepit,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mobil-chevrolet-ringsek-usai-dihantam-b.jpg)