Situs Bawaslu Boyolali Diretas, Hacker Tulis Soal Ayam di RKUHP

Aksi protes terhadap sejumlah rancangan Undang-Undang tidak hanya diteriakan aktivis di jalan- jalan dan media sosial

Situs Bawaslu Boyolali Diretas, Hacker Tulis Soal Ayam di RKUHP
Istimewa
Tangkapan layar tampilan website bawaslu boyolali yang diretas 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Aksi protes terhadap sejumlah rancangan Undang-Undang tidak hanya diteriakan aktivis di jalan-jalan dan media sosial.

Cara lain menyuarakan aspirasi di era digital ini yakni dengan melakukan peretasan situs.

Ini yang terjadi pada situs resmi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali di alamat boyolali.bawaslu.go.id.

Situs milik pengawas pemilu itu menjadi korban deface atau hacking dengan mengubah tampilan website.

Laman resmi milik Bawaslu Boyolali itu berubah warna menjadi dominan hitam dengan tulisan 'Hacked By Mr.J0N3$$'. Lalu terdapat gambar nisan dengan tulisan 'RIP'

"Iya betul. Dari tadi pagi di-hack.

Ketika dibuka, tampilannya sudah seperti itu," kata Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jateng, Muhammad Rofiudin, saat dikonfirmasi, Jumat (27/9/2019).

Aksi peretasan ini digunakan untuk menyuarakan protes terhadap situasi politik yang memanas saat ini tentang Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

"Bagaimana Indonesia mau maju pak, ayam masuk ke ladang saja didenda, ingat pak, tanpa suara rakyat pangkatmu iso mingggat," tulis hacker di laman tersebut.

"Memang kontennya sama dengan yang selama ini menjadi polemik RKHUP. Kami juga nggak tahu kenapa situs Bawaslu yang di-hack," ucap Rofiudin.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved