Dana Desa Naik, Bupati Tegal Sebut Minat Warga Mendaftar di Pilkades Kian Meningkat

Jika melebih lima pendaftar, maka masing-masing panitia desa harus melaksanakan seleksi pembobotan bagi para Bacakades

Dana Desa Naik, Bupati Tegal Sebut Minat Warga Mendaftar di Pilkades Kian Meningkat
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Bupati Tegal Umi Azizah. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Warga di Kabupaten Tegal kian berminat dan tertarik dengan dunia politik saat ini.

Hal itu terbukti dari tingginya minat warga Kabupaten Tegal yang mendaftarkan dirinya menjadi Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) pada Pilkades serentak gelombang III 20 November 2019 mendatang.

Beberapa desa di Kabupaten Tegal bahkan memiliki Bacakades lebih dari lima orang.

Seperti di Desa Kertayasa Kecamatan Kramat mencapai sembilan (9) kandidat dan Desa Bersole Kecamatan Adiwerna hingga 13 Bacakades.

Jika melebih lima pendaftar, maka masing-masing panitia desa harus melaksanakan seleksi pembobotan bagi para Bacakades.

Bupati Tegal, Umi Azizah pun turut menyoroti ihwal warganya yang kian tertarik untuk ikut pada ajang Pilkades.

"Di desa yang ada di Kecamatan Adiwerna itu pelamarnya bahkan lebih dari 10 orang. Tiap tahun, peminatnya kian bertambah," ungkap Umi kepada Tribunjateng.com, Sabtu (28/9/2019).

Dia menjelaskan Dana Desa (DD) yang dikucurkan dari Pemerintah Pusat setiap tahunnya kian bertambah di Kabupaten Tegal.

Tahun 2019 ini saja, kata Umi, DD yang dikucurkan Pemerintah mencapai Rp 340 Miliar lebih untuk 281 desa di Kabupaten Tegal.

"Tahun 2020 juga dimungkinkan akan naik lagi. Hal tersebut tidak lantas menurunkan niat para elit untuk maju ke ajang Pilkades. Justru, makin bertambah," ungkap Umi.

Maka dari itu, dia meminta para Kades yang sudah terpilih pada tahun 2018 lalu ataupun yang sedang mendaftar saat ini untuk tidak main-main dengan DD demi kepentingan sendiri.

Kemudian, Umi juga berpesan agar dana yang dikucurkan pemerintah bisa benar-benar bermanfaat bagi warga di Desa, utamanya untuk pengembangan pemuda.

"Jadi, DD tak melulu untuk pembangunan. Kami sudah siapkan regulasi agar DD bisa diserap dengan berbagai kegiatan pengembangan pemuda, bisa itu di bidang olahraga, seni, maupun wirausaha," papar dia. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved