Breaking News:

Benarkah Pilkades Serentak di Batang Sudah Terbebas Money Politics? Begini Kata Bupati Wihaji

Dari total 239 desa yang ada di Kabupaten Batang, 205 di antaranya melaksanakan Pilkades Serentak yang tersebar di 15 kecamatan.

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Bupati Batang Wihaji bersama Kepala Biro Pengendalian Operasional Polda Jateng Kombes Pol Hariyanto dan Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga saat meninjau pelaksanaan Pilkades di Desa Kepuh, Kecamatan Limpung, Minggu (29/9/2019). 

Kecamatan Blado: Desa Bismo

Kecamatan Limpung: Desa Kepuh

Kecamatan Subah: Desa Kemiri Barat, Mangunharjo, dan Jatisari.

"Pemilihan kepala desa tanpa politik uang merupakan gerakan moral dari masyarakat di 34 desa,"

"Ke depan Pemkab akan berpikir lebih sehingga desa lain bisa melaksanakan hal yang sama," tutur Bupati Batang Wihaji saat tinjau Pilkades di Desa Kepuh Kecamatan Limpung, Minggu (29/9/2019).

Ia mengatakan, gerakan moral tanpa politik uang sebagai langkah awal, yang diharapkan menjadi contoh desa lainnya.

Hal ini agar politik uang tidak membudaya.

"Semoga yang terpilih bisa melaksanakan tugas sesuai amanah dan manfaat bagi desanya," ujarnya.

Kepala Biro Pengendalian Operasional Polda Jateng Kombes Pol Hariyanto mengatakan, dari pemantauan sementara aman dan kondusif.

"Kalau di Desa Ujungnegoro data pemilih sampai 5 ribu orang dan berlangsung aman," jelasnya.

Ia juga mengatakan, di 34 desa yang komitmen tanpa politik uang sesuai pantauan di lapangan belum ada temuan.

Polres Batang sudah menerjukan tim satuan tugas anti money politik dan satgas anti botoh.

"Untuk saat ini belum ada temuan kasus money politics maupun bobotoh."

"Semoga sampai penghitungan dan pelaksanaan pelantikan bisa berjalan kondusif dan aman," pungkasnya. (Dina Indriani)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved