Dinkop UKM Jateng Dorong Pengusaha UMKM Berkumpul Dirikan Koperasi, Diyakini Lebih Menguntungkan

Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah berencana memacu para pelaku usaha kecil dan menengah untuk berlembaga.

ISTIMEWA
Maidar Ariswara, pendiri Rumah Ketela Borobudur, Kabupaten Magelang menunjukkan hasil produksinya berupa brownies ketela dan tepung ketela beberapa waktu lalu di Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Provinsi Jawa Tengah berencana memacu para pelaku usaha kecil dan menengah untuk berlembaga.

Mereka yang menekuni jenis usaha serupa akan diberi wadah untuk bisa saling mendukung dan bersinergi.

Upaya itu dilakukan untuk memacu peningkatan kelas koperasi.

Kepala Dinkop UKM Jawa Tengah, Emma Rachmawati menjelaskan, selama ini kendala UKM adalah terkait volume produksi yang belum bisa memenuhi permintaan pembeli.

"Dengan berlembaga, mereka yang punya usaha serupa bisa mengatasi kendala itu."

"Jadi saat ada permintaan produksi yang cukup banyak, bisa disengkuyung bareng," terang Emma saat dihubungi Tribunjateng.com, Minggu (29/9/2019).

Satu upaya yang akan dilakukan adalah mengajak para pelaku UKM yang serupa itu membentuk koperasi.

Dengan begitu bukan hanya soal produksi, permodalan juga bisa didorong agar tumbuh bersama.

"Sistem itu sedang kami terapkan di Rumah Ketela Borobudur. Jadi di Magelang itu ada perkumpulan UKM kuliner yang sama-sama membuat olahan dari ketela."

"Mulai jadi tepung, brownis, es krim, hingga keripik-keripik," bebernya lebih lanjut.

Halaman
12
Penulis: rival al-manaf
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved