Polisi Tangkap Putri Aktivis Sri Bintang Pamungkas, AKBP Iqbal: Sudah Dua Tahun Edarkan Narkoba

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap HHY alias L, putri dari aktivis Sri Bintang Pamungkas atas dugaan penyalahgunaan narkotika.

Polisi Tangkap Putri Aktivis Sri Bintang Pamungkas, AKBP Iqbal: Sudah Dua Tahun Edarkan Narkoba
KOMPAS.com/CYNTHIA LOVA
FA dan HHY (anak dari Sri Bintang Pamungkas) ditangkap di Polda Metro Jaya, Minggu (29/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap HHY alias L, putri dari aktivis Sri Bintang Pamungkas atas dugaan kasus penyalahgunaan narkotika.

Selain HHY, polisi juga menangkap FA.

Kasubdit III Polda Metro Jaya, AKBP Iqbal Simatupang mengatakan, HHY ditangkap setelah diduga menggunakan dan mengedarkan narkoba.

Dari keterangan yang didapat polisi, HHY mengedarkan barang haram itu selama dua tahun terakhir ini.

Penangkapan HHY berawal dari pengembangan kasus FA.

“Jadi awalnya kami tahu FA sering memakai narkotika di rumahnya yang berdekatan dengan rumah HHY,” kata AKBP Iqbal di Polda Metro Jaya, Minggu (29/9/2019).

Dari hasil pengembangan, didapati FA mendapatkan barang haram itu dari HHY.

Lalu, polisi menggeledah rumah HHY pada Sabtu (15/7/2019) di kediamannya di Perumahan Bukit Permai, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

“Saat digeledah di rumah HHY ditemukan satu ponsel, satu timbangan digital bertuliskan Digital Scale buat menimbang sabu,” ucap AKBP Iqbal.

Kemudian, ditemukan pula satu pipet untuk mengambil sabu dan satu cangklong penghisap sabu yang didalamnya masih terdapat sisa sabu.

Oleh karena perbuatannya, HHY dan FA dikenakan Pasal 114 ayat 1 juncto Pasal 132 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1.

Lalu juncto Pasal 132 ayat 1 lebih subsider Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman hukuman penjara sekitar empat tahun penjara. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Putri Sri Bintang Pamungkas Ditangkap Polisi Terkait Narkoba"

Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved