Bek Persib Bandung Sempat Salah Makan dan Diare

Bek Persib Bandung, Nick Kuipers, mengaku nyaman dan kerasan tinggal di Indonesia, khususnya Kota Bandung.

Bek Persib Bandung Sempat Salah Makan dan Diare
(Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)
Bek anyar Persib Bandung Nick Kuipers dalam sesi konferensi pers di Graha Persib, Sulanjana No 17, Selasa (20/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM -- Bek Persib Bandung, Nick Kuipers, mengaku nyaman dan kerasan tinggal di Indonesia, khususnya Kota Bandung.

Bagi pesepak bola kelahiran Maastrichts, 8 Oktober 1992, ini menjadi pengalaman pertama tinggal dan berkarier di luar negara asalnya, Belanda.

Sejak memulai karier profesional sebagai pesepak bola, Kuipers tercatat sudah membela empat kesebelasan berbeda. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya merupakan klub yang berasal dari Belanda.

Kuipers memulai karier profesionalnya bersama MVV Maastricht, pada tahun 2010. Di klub yang juga merupakan tim pembinanya itu, Kuipers bermain selama tujuh musim hingga 2017.

Kemudian, dia bermain untuk ADO Den Haag, dari 2017 hingga 2019. Pada musim 2018-19, dia sempat dipinjamkan ke FC Emmen, sebelum akhirnya kembali ke ADO.

Sempat bermain dalam dua laga awal Eredivisie bersama ADO pada musim 2019-20, Kuipers memilih hengkang ke Persib. Dia datang saat jendela transfer tengah musim Liga 1 2019 dibuka.

Kuipers tidak datang sendiri. Dia datang bersama kompatriotnya, Kevin van Kippersluis, dan pemain kelahiran Swedia berdarah Filipina dan Iran, Omid Nazari. Melihat rekam jejak kariernya, Persib bisa dibilang sebagai tim pertama di luar Belanda yang Kuipers bela.

Di Persib, Kuipers mendapatkan kontrak selama dua musim. Bila semua berjalan sesuai rencana, Kuipers akan tinggal di Indonesia, khususnya Bandung selama dua tahun. Andai performanya memuaskan, tak menutup kemungkinan Kuipers akan tinggal lebih lama di Bandung.

Kuipers mengaku tak masalah karena menurutnya, Bandung merupakan kota yang nyaman. Selain karena memiliki gairah sepak bola yang tinggi, Bandung juga memiliki banyak tempat yang menarik untuk dikunjungi.

Tak segan, Kuipers pun memboyong kekasihnya untuk menemaninya tinggal di Bandung. Sama halnya dengan Kuipers, kekasihnya itu juga senang tinggal di Bandung.

"Saya pikir kami menyukai kota ini dan kami jalan jalan ke beberapa tempat di Bandung. Saya pikir Bandung sangat menyenangkan, sibuk dan ada klub besar di kota sebesar ini. Saya pikir sesuatu yang lengkap," kata Kuipers.

Kendati demikian, pengalaman awal Kuipers tinggal di Indonesia tidak berjalan mulus. Dia sempat mengalami diare dan harus absen dalam beberapa sesi latihan Persib. Dokter tim Persib, Rafy Ghani, menyebut Kuipers mengalami diare karena belum cocok dengan makanan di Indonesia.

Kuipers tak menampik hal tersebut. Akan tetapi, dia tidak masalah dengan makanan di Indonesia. Sebab, dia mengaku suka dengan beberapa makanan asli Indonesia seperti nasi goreng dan sate.

"Dua minggu lalu saya terkena diare, saya tidak tahu makan apa. Tetapi, tentu saya suka masakan Indonesia. Kemarin mungkin saya salah makan atau gimana tetapi yang jelas saya tetap suka masakan Indonesia. Nasi goreng, sate, saya suka semua makanan," sambung dia. (kps/Tribunnews)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved