Ganjar Pranowo Titip Tuntutan Demo Mahasiswa ke Anggota Baru DPRD Jateng

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo pun menitipkan sejumlah tuntutan mahasiswa kepada anggota DPRD Jateng.

Ganjar Pranowo Titip Tuntutan Demo Mahasiswa ke Anggota Baru DPRD Jateng
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
lima pimpinan dewan saat pengambilan sumpah atau janji di gedung DPRD Jateng, Senin (30/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Gelombang demo terus terjadi di sejumlah daerah termasuk di Kota Semarang.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo pun menitipkan sejumlah tuntutan mahasiswa kepada anggota DPRD Jateng.

Menurutnya, tuntutan tersebut telah disampaikan dirinya ke pemerintah pusat dan DPR RI. Ia berharap anggota DPRD Jateng menyampaikan hal serupa agar menjadi perhatian bersama.

"Pada kesempatan ini saya menyampaikan tuntutan mahasiswa yang harus disampaikan ke pemerintah pusat dan DPR RI," kata Ganjar saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Jateng dengan agenda pengucapan sumpah atau janji pimpinan DPRD Jateng periode 2019-2024 di Gedung Berlian DPRD Jateng, Senin (30/9/2019).

Lalu, Ganjar membacakan tujuh tuntutan mahasiswa tersebut.

Di antaranya, mencabut draf beberapa Rancangan Undang Undang, pemerintah diminta mengeluarkan Perppu Undang Undang KPK, menuntut presiden untuk memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan di Indonesia.

Kemudian, menuntut kepolisian RI untuk membebaskan dan menghentikan kriminalisasi aktivis Papua, pejuang HAM, dan bertanggung jawab atas pemulihan nama setiap aktivis dan menghentikan segala intimidasi terhadap masyarakat Papua.

Serta menuntut pemerintah untuk menjamin terlaksananya pemberian jasa pelayanan kesehatan melalui BPJS yang baik, dengan skema pembiayaan sepenuhnya ditanggung pemerintah sebagai lembaga yang berkewajiban untuk memenuhi hak atas kesehatan masyarakat Indonesia.

"Saya sudah menyampaikan tuntutan mahasiswa kepada DPR RI, khususnya kepada pimpinan DPR RI secara langsung. Juga kepada pemerintah pusat. Semoga bapak ibu yang menjadi wakil rakyat di Jateng dan kepanjangan tangan partai yang ada di pusat, juga berkenan meneruskan tuntutan ini kepada wakil-wakil rakyat kita yang ada di pusat," ucapnya

Situasi politik yang terjadi di Indonesia, kata dia, membutuhkan kepedulian legislatif dan eksekutif sebagai bagian dari pemerintahan.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved