Kediri Bakal Punya Bandara Baru Seluas 372 Hektare, Ini Target Pembangunannya
Ground breaking pembangunan Bandara Kediri dipastikan akan dilaksanakan pada Bulan Januari 2020.
TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA - Kediri bakal dibangun bandara baru.
Ground breaking pembangunan Bandara Kediri dipastikan akan dilaksanakan pada Bulan Januari 2020.
Hal tersebut diungkapkan Direktur PT Surya Dhoho Investama (SDI), Susanto Widyatmoko selaku perusahaan yang membangun Bandara Kediri, setelah bertemu dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Senin (30/9/2019).
Untuk pembangunan Bandara Kediri, PT SDI menyiapkan lahan seluas 372 hektare. Dari target tersebut saat ini PT SDI sudah membebaskan 355 hektare lahan.
"Masih kurang sekitar 17 hektare atau 4 persen. Untuk total investasinya masih dalam proses, estimasi range nya sangat besar di angka minimal Rp 6 Triliun," ucap Susanto.
Susanto optimis, pembebasan lahan tersebut akan selesai 100 persen pada akhir tahun 2019.
"Sebenarnya tidak ada kendala (pembebasan lahan), kan semuanya butuh waktu untuk diselesaikan," lanjutnya.
Lebih lanjut, antara PT SDI dengan Kementerian Perhubungan sendiri sudah menyetujui menggunakan skema pembangunan Build Operate Transfer (BOT) dan pengelolaan bandaranya akan ditangani oleh PT Angkasa Pura.
"Untuk skema penyerahannya sesuai dengan perundangan yang ada, skemanya BOT dan itu sudah disepakati. Tapi untuk skema detailnya masih dibicarakan," ucapnya.
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Ground Breaking Bandara Kediri Ditarget Dilakukan Januari 2020,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/direktur-pt-surya-dhoho-investama-pt-sdi-susanto-widyatmoko.jpg)