Satpol PP Kabupaten Tegal Gerebek Rumah yang Dijadikan Penjualan Miras

Satpol PP Kabupaten Tegal menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat menjual minuman keras (miras).

Satpol PP Kabupaten Tegal Gerebek Rumah yang Dijadikan Penjualan Miras
tribunjateng/dok
ILUSTRASI/ FOTO DOKUMEN pemusnahan bb miras 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Satpol PP Kabupaten Tegal menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat menjual minuman keras (miras).

Penjual itu dijaring karena secara bebas menjual miras di kediamannya sendiri, Desa Tembongwah, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

Dari hasil penindakan tindak pidana ringan (Tipiring) itu, penjual miras berinisial MY dituntut denda Rp 800 ribu dan harus membayar biaya perkara sebesar Rp 5.000.

Apabila tidak membayar denda, hukuman bagi penjual akan diganti berupa kurungan penjara selama 10 hari.

Kabid Penegakan Perundang-undangan Perda Satpol PP Kabupaten Tegal, Pekik Yulianto menuturkan, penjual miras itu diserahkan ke PN Slawi pada Kamis (26/9/2019) lalu.

Dia mengungkapkan, MY tertangkap oleh petugas Satpol PP saat menjual miras di rumahnya sendiri.

Kala itu, petugas Satpol PP sedang melakukan giat operasi miras di sejumlah Kecamatan.

"Kami mendapatkan laporan dari Masyarakat, bahwa MY menjual Miras. Terlebih, barang jualan itu diedarkan dari rumahnya sendiri saat kita operasi ke sana," terang Pekik kepada Tribunjateng.com, Senin (30/9/2019).

Dia mengungkapkan bahwa MY terjaring pada Rabu (25/9/2019) malam, sehari sebelum dibawa ke PN.

Saat operasi, pihaknya berhasil menemukan ratusan botol miras dari berbagai merk.

Antara lain, kata Pekik, 2 botol Iceland, 1 botol arak Orang Tua, 2 botol angker bir, 2 botol mix max, 28 botol kosong, 135 botol kosong kecil, dan lainnya.

"Operasi giat ini akan dilakukan secara berkala berdasar dari laporan warga," sebut dia. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved