Tiga Penyakit Ini Sedot Dana BPJS Kesehatan Sampai Rp 16 Triliun, Hamam Hadi : Berawal dari Obesitas

Dari laporan BPJS Kesehatan, disebutkan bahwa tiga penyakit Penyakit Tidak Menular (PTM) menyedot dana sampai Rp 16 Triliun per tahun pada 2018 lalu.

Tiga Penyakit Ini Sedot Dana BPJS Kesehatan Sampai Rp 16 Triliun, Hamam Hadi : Berawal dari Obesitas
jantung_Koroner

TRIBUNJATENG.COM, BANTUL - Dari laporan BPJS Kesehatan, disebutkan bahwa tiga penyakit Penyakit Tidak Menular (PTM)  menyedot dana sampai Rp 16 Triliun per tahun pada 2018 lalu.

Di antaranya, Rp 10,5 Triliun untuk penyakit jantung, Rp 3,4 Triliun untuk penyakit kanker dan Rp 2,5 Triliun untuk stroke.

PTM menjadi satu di antara penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Bahkan PTM juga menjadi salah satu penyedot dana BPJS Kesehatan yang terbesar.

Ketiganya menyedot hampir 30 persen total dana BPJS Kesehatan.

Prof Dr H Hamam Hadi MS ScD SpGK, Rektor Universitas Alma Ata Yogyakarta mengatakan obesitas merupakan salah satu penyebab munculnya PTM.

Pola makan dan gaya hidup menjadi penyebabnya. Tak hanya orang dewasa tapi juga mengancam anak usia sekolah.

Dikatakan Hamam, obesitas ini salah satu penyebabnya adalah gaya hidup sedentari yang dominan. Diperparah dengan pola makan yang tak sehat.

Disamping itu, berdasarkan hasil survey nasional Riskesdas pada 2013 tercatat bahwa anak Indonesia usia sekolah mempunyai rata-rata waktu sedentari lima jam per hari.

"Para peneliti di Universitas Alma Ata Yogyakarta juga menemukan bahwa anak-anak yang setiap harinya menghabiskan waktu lebih dari lima jam untuk kehidupan sedentari memiliki resiko 6 kali lebih besar untuk menjadi obesitas dibandingkan dengan anak-anak yang sedentari nya kurang dari lima jam per hari," jelasnya.

Lebih lanjut Hamam menjelaskan, anak-anak yang konsumsi buah dan sayurnya kurang dari tiga porsi per hari beresiko dua kali lebih besar mengalami obesitas dibanding yang konsumsi buah dan sayurnya lebih dari tiga kali sehari.

Halaman
12
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved