Jangan Sampai Anda Tertipu, Begini Cara Bedakan Ban Vulkanisir dengan Hasil Ukiran

Ban vulkanisir dan ban ukiran bisa jadi berbahaya saat digunakan karena komponen yang berbeda dengan ban baru.

Jangan Sampai Anda Tertipu, Begini Cara Bedakan Ban Vulkanisir dengan Hasil Ukiran
GRIDOTO.COM/Fadhliansyah
Ilustrasi ban sepeda motor. 

TRIBUNJATENG.COM - Ban vulkanisir dan ban ukiran bisa jadi berbahaya saat digunakan karena komponen yang berbeda dengan ban baru.

Ban vulkanisir adalah ban bekas yang ditempel kompon baru.

Kemudian diberi kembangan lagi.

Sedangkan ban ukiran lebih berbahaya, sebab ban botak tapi diukir lagi.

Nah belum banyak yang tahu caranya mengetahui ban vulkanisir dan ban ukiran.

Jangan sampai Anda justru tertipu oleh ulah pedagang nakal yang menjual ban vulkanisir atau ban ukiran, tapi diklaim sebagai ban baru.

Karena kondisi yang beragam, bikers perlu lebih waspada saat memutuskan untuk menggunakan ban motor bekas.

Khususnya untuk membedakan ban bekas yang memang kondisinya masih bagus dengan ban bekas yang sudah divulkanisir ataupun ban ukiran.

“Kalau sudah ukiran, cara mengetahuinya bisa tekan tekstur karet pada tapak ban."

"Biasanya jadi lebih lembek dan terasa tipis dibanding yang belum diukir,” ujar Ahmad Daud, pemilik Aprilia Ban kepada GridOto.com di Beji, Depok beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Gridmotor.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved