Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Serunya Sepak Bola Sarung di Pekalongan, Romi: Ini Cara Lain Kami Populerkan Batik

Sejumlah tim sepak bola menampilkan permainan terbaiknya di Lapangan Mataram Setda Kota Pekalongan, Selasa (1/10/2019).

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Sejumlah pemain mengenakan sarung batik dan berebut bola di Lapangan Mataram Setda Kota Pekalongan, Selasa (1/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Sejumlah tim sepak bola menampilkan permainan terbaiknya di Lapangan Mataram Setda Kota Pekalongan, Selasa (1/10/2019).

Gerak pemain di lapangan terlihat tak sebebas seperti biasanya.

Pasalnya mereka menggunakan sarung batik dalam pertandingan tersebut.

Adapun setiap tim diisi tujuh pemain dan harus berlaga selama 2X10 menit.

Pertandingan sepak bola mengenakan sarung batik itu digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Batik Nasional (HBN).

Meski gerak para pemain terbatas, mereka menikmati pertandingan tersebut.

Bahkan saat mencetak gol selebrasi yang dipertontonkan bak pemain profesional.

Romi Okta Birawa satu di antara pemain yang merupakan pelaku industri batik di Kota Pekalongan.

Dia mengklaim dapat menikmati pertandingan sepak bola yang sedang diikutinya itu.

“Meski ada keterbatasan gerak karena mengenakan sarung batik, pertandingan ini sangat seru,” jelasnya, Selasa (1/10/2019) sore.

Dilanjutkannya, sepak bola mengenakan sarung batik merupakan bagian cara mempopulerkan batik.

“Karena sarung batik merupakan ciri khas masyarakat Pekalongan."

"Jadi kami bangga bisa mengenakannya dalam pertandingan sepak bola,” paparnya.

Adapun Wakil Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid menuturkan, beberapa tim yang mengikuti pertandingan dari Pemkot, Forkominda, Askot, dan komunitas.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian perayaan HBN, pemainnya juga dari masyarakat Kota Pekalongan,” ucapnya.

Ditambahkannya, Pemkot Pekalongan berencana membuat liga sepak bola sarung batik untuk tahun depan.

“Untuk memeriahkan dan menghidupkan kembali budaya sarung batik, kami berencana membuat liga sepak bola sarung batik."

"Semoga saja bisa menghidupkan kembali budaya di Kota Pekalongan,” tambahnya. (Budi Susanto)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved