Anggaran Pembangunan Tanggul Penahan Rob di Pekalongan Ditambah Rp 90 Miliyar

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menerima Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Ruhban Ruzziyatno beserta Tim Monitoring dan Evaluasi

Anggaran Pembangunan Tanggul Penahan Rob di Pekalongan Ditambah Rp 90 Miliyar
IST
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menerima Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Ruhban Ruzziyatno beserta Tim Monitoring dan Evaluasi Proyek Penanggulangan Rob di wilayah Kabupaten Pekalongan, di ruang kerja Bupati, Selasa (1/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menerima Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Ruhban Ruzziyatno beserta Tim Monitoring dan Evaluasi Proyek Penanggulangan Rob di wilayah Kabupaten Pekalongan, di ruang kerja Bupati, Selasa (1/10/2019).

Dalam kunjunganya, BBWS Pemali Juana membahas proges pembangunan tanggul penahan rob yang berada di wilayah kota santri.

Dalam kegiatan tersebut bupati bersama Kepala Bappeda Litbang Bambang Irianto dan Kepala DPU dan Taru Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro.

"Tanggul penahan rob merupakan proyek multi years dari tahun 2017 hingga 2019, karena masih ada pekerjaan yang belum selesai, sehinga akan dilanjutkan di tahun 2020 dengan anggaran 90 milyar," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi.

Perwakilan Buruh Sempat Tolak Pihak BPJS Bicara saat Audiensi dengan Sekda dan DPRD Jateng

Ditegur karena Tak Sopan, Pemuda di Pekalongan Ini Balik Balas Bacok 2 Pria di Kos-kosan

Penyelesaian Proyek Terlambat, Kejari Brebes Tegur 17 Rekanan Pemkab

Kebakaran 12 Kamar Asrama MTSN 1 Kebumen Ludes Dilalap Api, Pelajar Berhamburan Selamatkan Diri

Menurut Bupati, tambahan anggaran tersebut untuk menyediakan pompa dan penunjang fisik lainya, sehingga proyek pembuatan tanggul penahan rob yang nilainya hampir Rp 500 milyar bisa efektif.

"Semoga tanggul penahan rob yang menjadi proyek besar penanganan rob di pesisir dapat berjalan sesuai yang diharapkan," tuturnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan inspeksi dan pengawasan langsung ke lapangan.

"Ini juga sekaligus melihat capaian pengerjaan agar dapat maksimal, dan kekuranganya nanti dianggarkan di tahun 2020," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved