Dialog RKUHP di Undip, Prof Muladi : Mau Menolak, Baca Keseluruhannya Dahulu

Terlebih, ia menambahkan bahwa informasi yang diterima mahasiswa saat ini tentang RKUHP masih sangat minim

Dialog RKUHP di Undip, Prof Muladi : Mau Menolak, Baca Keseluruhannya Dahulu
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Dialog RUU KUHP di Fakultas Hukum Undip, Semarang, Rabu (2/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - RKUHP terus menuai pro dan kontra di masyarakat.

Bahkan mahasiswa, pelajar dan berbagai elemen masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia menggelar aksi unjuk rasa menentang RUU tersebut.

Prof Muladi, perumus RKUHP menilai Rancangan yang dirumuskan tersebut merupakan produk bangsa.

Ia ingin, Indonesia tak lagi menggunakan aturan-aturan warisan Belanda.

"Filosofinya berbeda dengan filosofi Indonesia," paparnya di acara dialog RKUHP di kampus Fakultas Hukum Undip, Tembalang, Semarang, Rabu (2/10/2019).

Prof Muladi menilai kritik yang dialamatkan kepada RKUHP saat ini dikarenakan masyarakat belum membaca keseluruhan materi yang ada.

"Kalau mau menolak, atau menerima, harus membaca keseluruhannya dulu.

Tak bisa sepotong-sepotong," ungkapnya.

Adapun dalam dialog RKUHP di FH Undip, selain Prof Muladi, juga ada dua tim R KUHP lainnya yakni Prof Nyoman Serikat Putra Jaya dan Prof Barda Nawawi Arief.

Senada dengan Prof Muladi, Rektor Undip Prof Yos Johan Utama menilai apabila masyarakat perlu membaca secara lengkap draft RKUHP sebelum menyatakan menolak atau menerima.

Terlebih, ia menambahkan bahwa informasi yang diterima mahasiswa saat ini tentang RKUHP masih sangat minim.

"Jika ingin menolak, maka hendaknya memang karena paham dan setuju," ungkapnya.

Prof Yos pun berharap lewat dialog-dialog seperti ini masyarakat terutama mahasiswa yang sempat berdemo menolak dapat lebih memahami RKUHP.

"Intinya permasalahan seperti ini dikembalikan lagi ke ranah akademis. Kalau di jalanan, dampaknya banyak dan buruk," ungkapnya. (Ahm)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved