Dukung Gibran Maju Pilwakot Solo, PSI akan Jajaki Koalisi dengan Parpol Lain

Sembari menjalin komunikasi politik dengan parpol lain, dituturkan, pihaknya juga bersiap mendorong Gibran melalui jalur independen

Penulis: yayan isro roziki | Editor: muslimah
BPMI Setpres
Presiden Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka saat santap siang di rumah makan Ayam Goreng Kampung Mbah Karto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu, 28 Juli 2019. Dalam kesempatan tersebut keduanya berkomentar soal survei Calon Wali Kota Surakarta 2020-2025. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - ‎ ‎Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus mendukung putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Solo 2020.

Sementara diketahui, saat ini PSI hanya mendapatkan satu kursi di DPRD Solo.

Sehingga, tidak memungkinkan untuk mengusung Gibran sendirian.

Karena itu, PSI terus menjalin komunikasi politik dengan partai politik (parpol) lain yang mempunyai kursi di legislatif setempat, untuk menjajaki kemungkinan koalisi.

"Untuk mengusung melalui jalur partai, kita harus berkoalisi.

Kita terus menjalin komunikasi politik dengan parpol lain," ujar Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jateng, Yuda Primasetya, Rabu (2/10/2019).

Sembari menjalin komunikasi politik dengan parpol lain, dituturkan, pihaknya juga bersiap mendorong Gibran melalui jalur independen.

"Politik itu kan dinamis, banyak kemungkinan yang terbuka. Kita jalankan bersamaan, antara mempersiapkan melalui jalur partai dan juga jalur independen," papar dia.

Diketahui, ‎syarat untuk dapat mengusung calon Wali Kota Solo melalui jalur partai adalah minimal memiliki sembilan kursi DPRD setempat. Jumlah kursi DPRD Solo adalah 45.

Dari sejumlah itu, PDIP memiliki 30 kursi.

Sehingga, saat ini ada 15 kursi di luar PDIP. Yakni PKS lima kursi, Partai Golkar, Gerindra, dan PAN masing-masing tiga kursi, serta PSI satu kursi.‎

Disinggung mengenai langkah konkrit untuk persiapan jalur independen, menurut dia, para relawan siap mengumpulkan bukti dukungan.

"Sampai sejauh mana? Ini masih terus bekerja, seminggu lagi mungkin akan kita lakukan evaluasi," tutur Yuda.

‎Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Nurul Sutarti, mengatakan untuk dapat maju melalui jalur perseorangan, maka bakal calon harus mempunyai dukungan 8,5 persen dari daftar pemilih tetap (DPT).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved