Ada Peningkatan Permintaan, Stok Air Bersih BPBD Kudus Menipis

Sedangkan untuk kecamatan Undaan yaitu Desa Terangmas, Lambangan, Glagah Waru, Kutuk, Larikrejo, dan Wates

Ada Peningkatan Permintaan, Stok Air Bersih BPBD Kudus Menipis
Tribunjateng.com/Rifqi Gozali
Stok Air Bersih BPBD Kudus Menipis 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Stok air bersih yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menanggulangi kekeringan di Kabupaten Kudus kian menipis. Hal ini terjadi setelah ada peningkatan permintaan air bersih di sejumlah desa.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Bagus Catursari Penanggungan mengatakan, saat ini tercatat sudah ada 15 desa yang tersebar di empat kecamatan yang telah disuplai air bersih.

Total air yang sudah didistribusikan itu sebanyak 222 tangki atau setara 1.038.000 liter.

Adapun desa-desa yang telah disuplai air bersih yaitu 6 desa di Kecamatan Kaliwungu; Kedungdowo, Setrokalangan, Mijen, Kaliwungu, Gamong, dan Sidorekso.

Sedangkan untuk kecamatan Undaan yaitu Desa Terangmas, Lambangan, Glagah Waru, Kutuk, Larikrejo, dan Wates.

"Untuk wilayah Kecamatan Jekulo yaitu Desa Bulung Cangkring dan Bulung Kulon, di Kecamatan Mejobo yaitu Desa Kesambi," ujar Bergas kepada Tribun Jateng, Kami (3/10/2019).

Tahun ini, katanya, pihaknya mendapat asupan anggaran sebesar Rp 50 juta untuk stok air bersih guna menanggulangi kekeringan. Anggaran sebanyak itu jika dikonversi dalam bentuk konkret air bersih, maka akan menjadi 280 tangki.

"Kalau sudah 222 tangki yang sudah kami suplai berarti masih ada sisa sedikit. Tapi masih amanlah," katanya.

Jika mengaca pada pengalaman tahun sebelumnya, hampir setiap tahun terjadi permintaan air bersih melebihi kapasitas stok yang dimiliki BPBD. Misalnya saja, pada 2016 ada permintaan air bersih sampai 600 tangki. Kemudian pada 2017 ada 500 tangki dan 2018 terdapat 600 tangki.

Untuk mengatasinya, Bergas berkata, ada pohak lain yang turut membantu mendistribusikan air bersih ke masyarakat. Pihak-pihak tersebut bisa lembaga misalnya PMI maupun PDAM. Atau, selain itu bisa perusahaan melalui corporate social responsibility. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved