Guru Besar Undip Prof Suteki Keberatan Jika Gugatannya Dianggap Prematur

Guru besar Pancasila dan Ilmu HukumUniversitas Diponegoro Prof Suteki sanggah jawaban atas gugatan yang ditujukan kepada Rektor Undip Semarang

TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Sidang terbuka gugatan Guru besar Pancasila dan Ilmu Hukum Universitas Diponegoro Prof Suteki terhadap rektornya di Pengadilan Tata Usaha Negara 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Guru besar Pancasila dan Ilmu HukumUniversitas Diponegoro Prof Suteki sanggah jawaban atas gugatan yang ditujukan kepada Rektor Undip Semarang, Prof Yos Johan Utama.

Sanggahan tersebut diungkapkan tim kuasa hukum Porf Suteki dalam sidang beragendakan replik (jawaban) atas eksepsi di Pengadilan PTUN Semarang.

"Kami menolak dan menyanggah jawaban dari tergugat, " tutur Ketua Tim Kuasa Hukum Prof Suteki, Achmad Ariffuloh, usai sidang terbuka beragendakan Replik di PTUN Semarang, Rabu (2/10).
Achmad menegaskan akan mempertahankan gugatan tersebut dari awal sesuai dengan objek sengketa.

Beberapa poin jawaban ditolaknya di antaranya adalah tenggang waktu.

"Kami menyanggah bila tergugat menghitung tenggang waktu memasukkan keberatan pada 10 Januari 2019. Sementara kami menyampaikan pada 20 Agustus 2019 sebelum sidang persiapan. Kami menghitungnya dari situ. Kami menolak jika gugatan kami dianggap prematur, " jelasnya.

Selain itu, dirinya menganggap jawaban yang diajukan tergugat kurang mengedapankan etika. Bahasa yang dituliskan di dalam jawab dinilai kurang sopan.

"Contohnya dalam jawaban ada istiah amnesia akut," tuturnya.

Menurut dia, bahasa yang seharusnya dituliskan pada jawaban tergugat menggunakan bahasa akademik. Hal ini membuat dirinya prihatin atas pemilihan yang dituangkan jawaban tergugat.

"Seharusnya menggunakan bahasa yang baik, santun. Tapi disitu (jawaban) kami menilai kurang tepat, " jelasnya.

Sementara itu, Prof Suteki menambahkan keberatan tersebut dimasukkan pada 29 Mei 2019. Keberatan itu diterima oleh administrasi di sekertariat Rektorat.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved