Puluhan Bangunan di Sempadan Irigasi Bukateja Purbalingga Ditertibkan

Pemandangan di sepanjang irigasi Banjar Cahyana Kecamatan Bukateja Purbalingga telah berubah.

Puluhan Bangunan di Sempadan Irigasi Bukateja Purbalingga Ditertibkan
khoirul muzaki
Puluhan Bangunan di Sempadan Irigasi Bukateja Purbalingga Ditertibkan 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA -- Pemandangan di sepanjang irigasi Banjar Cahyana Kecamatan Bukateja Purbalingga telah berubah. Tidak tampak lagi deretan rumah maupun kios permanen yang sebelumnya memadati tepian sungai itu. Sempadan irigasi itu sudah bersih dari bangunan warga. Seluruh bangunan telah diratakan. Sejumlah warga masih memunguti sisa puing yang masih bisa dimanfaatkan.

Kurang lebih 70 bangunan tidak berizin yang berada di sempadan irigasi Banjar Cahyana ditertibkan, kemarin Rabu (2/10). Bangunan tempat tinggal dan kios itu berada di lima desa yakni Desa Karangcengis, Karanggedang, Cipawon, Penaruban dan Bukateja Kecamatan Bukateja.

Rusdiyansyah dari Balai Besar Wilayah Serayu (BBWS) mengatakan, penertiban ini sudah didahului dengan sosialisasi awal dan surat peringatan 1 dan 2 pada tahun 2018.

Adapun surat pemberitahuan agar masyarakat membongkar secara sukarela dilayangkan pada tanggal 9 September 2019 serta koordinasi tahap akhir pada tanggal 18 September 2019 di pendopo kecamatan Bukateja.

"Saat itu dihadiri oleh perwakilan masyarakat pengguna lahan sempadan irigasi dari 5 desa,"katanya

Menurut dia, pembongkaran bangunan di sempadan irigasi Banjar Cahyana dilaksanakan guna mengembalikan fungsi sempadan.

Sempadan berfungsi sebagai pelindung irigasi dan mempermudah perawatan serta menjaga kelestarian irigasi. Irigasi dan tanah sempandan itu pun milik pemerintah. Sehingga, sesuai kewenangan dan tanggung jawabnya, BBWS menertibkannya

Ketua Forum rembug Masyarakat pengelolaan Sumber daya air Serayu Hilir, Eddy Wahono mengatakan, sesuai Peraturan Menteri PU PR no 8 tahun 2015 tentang sempadan irigasi disebutkan, sempadan jaringan irigasi ditujukan untuk menjaga agar fungsi jaringan irigasi tidak terganggu oleh aktivitas yang berkembang di sekitarnya.

BBWS SO selaku yang berwewenang berhak menata asetnya sesuai amanat PP 38 tahun 2008 tentang Pengelolaan barang milik negara.

Fungsi sempadan terbatas dapat dipergunakan untuk pendukung kepentingan publik semisal pemasangan rentangan kabel listrik,telepon, pipa air minum serta kegiatan yang bersifat sosial untuk kepentingan umum. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved