Tersangka Akhmad Shofian Diduga Penyuap Bupati Nonaktif Kudus M Tamzil Segera Disidangkan

Akhmad diduga melakukan penyuapan terhadap Bupati Kudus nonaktif, Muhammad Tamzil ke Pengadilan Tipikor Semarang.

Tersangka Akhmad Shofian Diduga Penyuap Bupati Nonaktif Kudus M Tamzil Segera Disidangkan
ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Tersangka terkait dugaan kasus suap pengisian jabatan perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Kudus tahun 2019, Bupati Kudus 2018-2023 Muhammad Tamzil (kiri) memasuki mobil yang akan membawa ke penjara usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (27/7/2019). Pasca terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) dengan barang bukti senilai Rp170 juta, Muhammad Tamzil akan ditahan bersama Plt Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kudus Akhmad Sofyan dan Staf Khusus Bupati Kudus Agus Soeranto. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkam berkas mantan Plt Sekertaris Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah Kabupaten (DPPKAD) Kudus, Akhmad Shofian.

Akhmad diduga melakukan penyuapan terhadap Bupati Kudus nonaktif, Muhammad Tamzil ke Pengadilan Tipikor Semarang.

Humas PN Semarang, Eko Budi Suprjiyanto, membenarkan baru satu berkas yang baru diserahkan KPK ke Pengadilan Tipikor Semarang. Berkas tersebut nomor: 75/Pid.Sus-TPK/2019/PN Smg, dilimpahkan penuntut umum (PU) KPK, Haerudin pada 2 Oktober lalu.

"Baru satu berkas yang dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang," tuturnya, Jumat (4/10).

Eko menuturkan Akhmad Shofian akan disidangkan pada Rabu 9 Oktober 2019. Selain itu telah ditunjuk Majelis Hakim yang akan memimpin jalannya persidangan.

"Antonius Widijantono sebagai ketua majelis hakim beserta Robert Pasaribu dan Agoes Prijadi sebagai hakim anggota,"jelasnya

Sebelumnya, Tamzil beserta staf khusus Bupati Kudus Agus Soeranto dan Plt Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kudus Akhmad Sofyan telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan jual-beli jabatan.

Dalam kasus ini, Tamzil diduga meminta meminta staf khususnya, Agus Soeranto, mencarikan uang sebesar Rp 250 juta untuk menutupi utang pribadinya.

Soeranto pada akhirnya memutuskan meminta uang ke Plt Sekretaris DPPKAD Kabupaten Kudus Akhmad Sofyan yang pernah berpesan kepada Soeranto untuk memudahkan karirnya.(*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved