Sudah 21 Hari Usai SPK, Proyek Jalingkos Tegal Belum Dilaksanakan, DPU: Ada Sedikit Kendala Alat

Proyek peningkatan Jalan Lingkar Kota Slawi (Jalingkos), Kabupaten Tegal hingga kini belum dikerjakan.

Sudah 21 Hari Usai SPK, Proyek Jalingkos Tegal Belum Dilaksanakan, DPU: Ada Sedikit Kendala Alat
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Kepala DPU Kabupaten Tegal Hery Suhartono memberikan keterangan kepada awak media terkait proyek Jalingkos Kabupaten Tegal, Jumat (4/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Proyek peningkatan Jalan Lingkar Kota Slawi (Jalingkos), Kabupaten Tegal hingga kini belum dikerjakan.

Jalan yang melintas dari Curug - Kendal Surut, Kecamatan Pangkah itu terhambat karena beberapa hal.

Padahal, Surat Perintah Kerja (SPK) untuk proyek peningkatan Jalingkos itu sudah turun sejak 21 hari lalu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tegal, Hery Suhartono membenarkan apabila proyek tersebut mengalami keterlambatan.

Meski begitu, DPU yakin proyek tersebut akan rampung tepat waktu.

"Kami yakin ini selesai tepat waktu. Pemborongnya profesional. Tidak abal-abal," kata Hery kepada Tribunjateng.com, Jumat (4/10/2019).

Dia mengaku, keterlambatan proyek tersebut tidak disengaja.

Pasalnya, alat-alat berat yang dipergunakan untuk peningkatan tersebut masih digunakan untuk mengerjakan proyek lain di Mejasem, Kecamatan Kramat.

"Sepertinya, hari ini sudah datang alat beratnya. Sehingga tinggal eksekusi saja," sambungnya.

Sementara, Sekda Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono meminta agar pemborong untuk segera mengerjakan proyek tersebut.

"Kendalanya memang di alat berat. Bukan karena keuangan."

"Kami minta secepatnya karena ini sudah molor 21 hari," ujar Joko, usai mpnitoring evaluasi.

Sekda menjelaskan, nilai pagu proyek Jalingkos ini mencapai sebesar Rp 4 miliar.

Namun, katanya, nilai kontrak setelah lelang menjadi Rp 3,7 miliar.

"Kami minta tidak boleh molor lagi. Harus rampung tepat waktu sesuai jadwal," tegasnya. (Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved