Dokumen Penentuan Lahan Proyek Tol Bawen-Yogya dan Solo-Yogya Akan Segera Ditetapkan

Dokumen perencanaan pembangunan tol tol Solo-Yogya dan Bawen-Yogya masih harus dilengkapi. Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemda DIY

Editor: m nur huda
ISTIMEWA
Ilustasi Jalur Tol Bawen-Yogyakarta melintasi Magelang Jawa Tengah 

TRIBUNJATENG.COM - Dokumen perencanaan pembangunan tol tol Solo-Yogya dan Bawen-Yogya masih harus dilengkapi. Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY masih akan melakukan pertemuan untuk lakukan pembahasan.

Penjadwalan untuk konsolidasi ini akan dilaksanakan pekan depan.

"Dokumen perencanaannya baru dilengkapi. Minggu depan kami konsolidasi kembali, " ujar Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, Krido Sulaksono kepada Tribun Jogja, akhir pekan ini.

Menurut Krido, dokumen perencanaan ini masih dalam proses pencermatan awal dan belum masuk ke pengajuan Izin Penetapan Lokasi (IPL)." Ini masih awalan dan masih diproses, " urainya.

Krido juga menjelaskan, pihaknya berhati-hati dan mencermati terkait dengan alas hak kepemilikan tanah.

Di antaranya adalah terkait kejelasan bidang dan persil, karena belum lengkap dan sempurna maka dokumen tersebut dikembalikan.

Pencermatan pada alas hak berupa hak milik, tanah kas desa yang kemudian divalidasi dan diverifikasi ini merupakan arahan dari Gubernur DIY dan disposisi dari Sekda DIY.

Landasan aturan dalam verifikasi ini esuai dengan Pergub nomor 47 tahun 2016 tentang Pedoman verifikasi dokumen perencanaan (dokren) pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

"Prinsipnya memang harus hati-hati, cermat, valid. Apalagi ini masih proses pentahapan pencermatan dokren dan belum masuk di etape selanjutnya, "paparnya.

Krido menambahkan, pada bulan ini pihaknya akan mendapat arahan dari Sekda DIY untuk menindaklanjuti kekurangan berkas tadi.

Termasuk, kepastian penganggaran pun nantinya akan disertakan dalam dokumen yang sudah dilengkapi.

DPD Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) menilai dokumen perencanaan pembangunan tol Yogya-Solo dan Bawen-Yogya memang harus dibuat detail. Hal ini karena menyangkut kepentingan masyarakat.

“Jangan sampai tidak lengkap dan keliru karena terkait dengan kepentingan masyarakat,” jelas Ketua DPD HPJI DIY, Tjipto Haribowo.

Tjipto menyebutkan, dokumen perencanaan yang baik tentunya memuat secara detail tentang bentuk konstruksi, berikut tahap-tahap pelaksanaanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved