Pernyataan Resmi Direktur RSUD Kajen Pekalongan Terkait Petugas Medis yang Tolak Pasien Dirawat Inap

Direktur RSUD Kajen, Amrozi Taufik membantah pihak rumah sakit menolak BPJS pasien yang meninggal dunia gara-gara dugaan diterlantarkan.

Pernyataan Resmi Direktur RSUD Kajen Pekalongan Terkait Petugas Medis yang Tolak Pasien Dirawat Inap
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Direktur RSUD Kajen Amrozi Taufik 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Direktur RSUD Kajen, Amrozi Taufik membantah pihak rumah sakit menolak BPJS pasien yang meninggal dunia gara-gara dugaan diterlantarkan.

Menurutnya, manajemen rumah sakit tidak pernah melakukan penolakan terhadap pasien Badriyah (57), warga Dukuh Sontel, RT 2 RW 8, Desa Legokkalong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

"Tidak ditolak. Data yang saya dapatkan dari teman rumah sakit, pasien datang jam 13.00 WIB. Setelah diperiksa oleh dokter jaga IGD, tanda vital normal dan kadar gula normal," kata Direktur RSUD Kajen Amrozi Taufik saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin, (7/10/2019).

Amrozi juga menjelaskan karena tidak ada Indikasi untuk rawat inap, oleh dokter jaga dipersilahkan pulang setelah mendapatkan pengobatan sesuai indikasinya.

"Kemudian, pasien datang lagi pada hari Sabtu dini hari, (5/10/2019) sekitar pukul 01.00 WIB, sudah dalam keadaan meninggal dunia."

"Untuk lebih lengkap kronologinya, rencananya besok keluarga pasien akan datang ke rumah sakit," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved